Sukoharjo-Inspirasiline.com. Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyerahkan bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Gatak dan Polokarto, Kamis (18/8/2022) kemarin. Bantuan diserahkan secara simbolis di Lobi Kantor Bupati Sukoharjo dan ada pula yang diserahkan secara langsung dirumah penerima bantuan.
“ Penyerahkan bantuan dari Baznas untuk 7 orang penerima bantuan rehab RTLH dan 37 penerima untuk renovasi rumah, bantuan pengobatan dan modal usaha dan lain sebagainya,” Kata Etik Suryani.

Adapun bantuan yang diserahkan secara simbolis di lobi Kantor Bupati antara lain, bantuan modal usaha, bantuan renovasi rumah, pengobatan dan bantuan biaya hidup. Etik Suryani mengatakan sebelumnya ada pengajuan permohonan bantuan dari masyarakat dan dikoordinasikan dengan Baznas.
Hal itu dilakukan karena proses pencairan bantuan oleh Baznas bisa lebih cepat dibandingkan melalui APBD Kabupaten Sukoharjo, yang harus melalui proses penganggaran. Etik menyampaikan bantuan akan terus diberikan pada masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sukoharjo,” ujar Etik Suryani.
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengalokasikan anggaran Rp 2,1 miliar untuk rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2022. Program rehab RTLH rutin dilakukan setiap tahun dengan sumber biaya dari pemerintah pusat, provinsi, dan program CSR.
Bupati Etik menambahkan Pemkab Sukoharjo akan terus berupaya untuk membantu pengentasan RTLH agar menjadi rumah layak huni. Terlebih, jumlah RTLH di Kabupaten Sukoharjo masih cukup banyak. Dengan tegas, Etik meminta seluruh pihak yang terlibat dalam RTLH untuk mengawasi bantuan tersebut agar sampai pada warga yang benar-benar membutuhkan.
“Pak Camat, Pak Lurah, tolong ini benar-benar dikawal jangan sampai salah sasaran. Pemkab Sukoharjo akan terus memberikan bantuan untuk warga yang kurang mampu,” katanya. (Prie)
