Melongok Kemegahan Vihara Ratanavana Arama Sendangcoyo, Lasem

NEWS

Rembang-Inspirasiline.com. Bagi warga Kabupaten Rembang, mungkin masih banyak yang belum tahu bahwa di daerah ini terdapat bangunan Vihara tua, luas dan sangat megah.

Bahkan Vihara yang terletak di lereng Gunung  Argopuro, di Desa Sendangcoyo, Kecamatan Lasem ini disebut-sebut Vihara terbesar di Asia Tenggara.

Vihara ini berada di area perbukitan Gunung Lasem seluas sekitar 8 hektare. Untuk menuju ke lokasi vihara, setidaknya harus menaiki perbukitan dan menembus hutan dan perkebunan yang jarang pemukiman.

Vihara Ratanavana Arama Lasem dikelilingi oleh pagar kokoh, dengan gerbang utama yang berukuran besar. Kesan bangunan tua nan megah tergambar seketika kala masuk area vihara ini.

Masuk di kawasan vihara ini, akan disuguhkan ratusan anak tangga. Di sepanjang anak tangga itu, terdapat berbagai spot menarik. Mulai dari beberapa patung ikonik Buddha, miniatur candi Borobudur, hingga kata pesan moral Buddha.

Spot paling ikonik dari vihara ini, adalah patung-patung Budha Siddharta Gautama yang dibuat mulai dari momen kelahirannya, sampai wafatnya.

Perjalanan pertama memasuki vihara ini, pengunjung akan menemui sebuah taman. Di taman ini lah menggambarkan momen kelahiran sang Buddha Siddharta Gautama.

Terdapat Dewi Mahamaya (Ibunda Sidharta Gautama), gajah putih, ular naga raksasa sepanjang 25 meter, dan tujuh bunga teratai. Semua patung tersebut berwarna emas.

Selesai dari spot pertama, pengunjung akan disuguhkan dengan Patung Siddharta Gautama setinggi tiga meter sedang duduk bersemedi di bawah pohon beringin.

Badannya terlihat kurus kering (tulang rusuknya terlihat menonjol) dengan kedua tangannya diletakkan di depan perut tangannya diletakkan di depan perut. Patung ini menggambarkan Siddharta Gautama yang bersemedi selama enam tahun di Hutan Uruvela, India.

Di spot ketiga, pengunjung bakal menjumpai patung Siddharta Gautama berdiri di atas bunga teratai dengan tangan kanan diangkat setingga dada, dengan telapak tangan menghadap ke depan.

Patung ini menggambarkan Siddharta Gautama telah menemukan tujuh langkah mencapai kesempurnaan hidup.

Di situs berikutnya, terdapat Patung Siddharta Gautama duduk bersila di atas bunga teratai sedang menyampaikan ajarannya kepada lima muridnya. Di situs ini juga terdapat patung seekor rusa.

Situs ini menggambarkan Siddharta Gautama yang telah menjadi Buddha Gautama. Untuk pertama kalinya, Sang Buddha menyampaikan ajarannya kepada lima muridnya di Taman Rusa Isipatana, India.

Sampailah pada spot kelima yang paling fenomenal, adalah patung Buddha tidur. Patung ini memiliki panjang hingga 14 meter. Menggambarkan Buddha Siddharta Gautama saat wafat.

Selain kelima spot perjalanan hidup sang Buddha, pengunjung akanmenjumpai Candi Sudhammo Mahathera. Candi ini merupakan replika dari Candi Borobudur yang ada di Magelang, Jawa Tengah.

Tak hanya itu, di beberapa titik, pengunjung akan dengan mudah menjumpai kata-kata mutiara, pesan moral sang Buddha yang ditulis di permukaan batu.

Meski demikian, sebutan untuk Vihara Ratanavana Arama Lasem sebagai vihara terbesar dan tertua di Asia Tenggara, hingga saat ini belum bisa dikonfirmasikan kebenarannya. (Yon Daryono)

Bagikan ke:

1 thought on “Melongok Kemegahan Vihara Ratanavana Arama Sendangcoyo, Lasem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *