Tegal-Inspirasiline.com. Kegiatan sidang tera ulang yang dilakukan oleh UPTD Metrologi di sejumlah pasar tradisional di Kota Tegal kurang mendapat respon positif dari sejumlah pedagang hal ini terlihat saat dilakukan kegiatan tera ulang yang sudah menjadi agenda rutin tahunan dari UPTD Meteologi, para pedagang banyak yang tidak berdagang, dan terlihat banyak lapak yang kosong di tinggal pemiliknya yang sengaja tidak berjualan.
Padahal seperti apa yang dijelaskan oleh Kepala Dinas Perdagangan/UMKM Kota Tegal Rudi Herstyawan, kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pelayanan peneraan atau pengecekan ulang timbangan yang mereka gunakan untuk melayani pembeli.


Dijelaskan oleh Ka. UPTD Metrologi Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kota Tegal Charis,
Kegiatan Sidang Tera/ Tera Ulang Alat Ukur, Takar, Timbangan dan Perlengkapannya (UTTP) di 12 Pasar Tradisional di Kota Tegal dimulai di Pasar Martoloyo Jl.Perintis Kemerdekaan Kota Tegal Senin,24/10.
Kegiatan sidsng tera ulang akan berlangsung hingga 17 Nopember 2022.
Seentara itu, Saat kegiatan sidang tera ulang di pasar martoloyo petugas berhasil mengecek sebanyak 146 timbangan.

” kegiatan sidang tera ulang merupakan kegiatan rutin setiap tahun sekali, dengan tujuan memastikan timbangan yang digunakan pedagang berfungsi dengan baik, akurat dan sah atau legal.’ kata Charis kepada media.
Tera ulang juga dimaksud untuk memberikan jaminan kepastian hasil penimbangan kepada pedagang maupun pembeli, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Jelasnya .
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal Muhammad Rudy Herstyawan juga menjelas bahwa kegiatan ini untuk memastian bahwa timbangan yang digunakan oleh pedagang berfungsi dengan baik sehingga menghasilkan timbangan yang akurat. sehingga tidak ada yabg dirugikan.
” kegiatan ini akan bergilir di semua Pasar tradisional se-kota Tegal dan semua alat Ukur, Takar, Timbangan, dan Perlengkapannya akan diperiksa oleh petugas ahli metrologi yang telah tersertifikasi’ Jelas Rudi.
Kegiatan ini kata Rudi sangat bermanfaat untuk pelaku usaha dan para pembeli, supaya tidak ada yang saling dirugikan, untuk para pedagang mohon berkenan untuk kontrol timbangannya di petugas maka sangat disayangkan ketika ada kunjungan Layanan Tera Ulang justru pedagang kerap menghindar dengan menutup daganganya lebih awal atau dihari tersebut tidak dagang sama sekali. Pungkas Rudi. (Biet)
