Sekretaris DPC PKB Sragen Nur Muhammad Berharap Perda Pesantren Mengakomudir Harapan Santri

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com.  Pendidikan Madrasah Diniyah (Madin) sejauh ini belum mendapat perhatikan Pemerintah, lantaran Santri dan Madin belum pernah tersentuh bantuan.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sragen berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pondok Pesantren dan Madrasah yang tengah dibahas Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragan, Santri Madin bisa mendapatkan bantuan seperti layaknya Sekolah Formal.

Siswa Madin saat mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional di Halaman MWC Plupuh

Sekretaris DPC PKB Sragen Nur Muhammad menjelaskan, Perda Pesantren yang tengah digodok DPRD saat ini harus sesuai harapan Santri dengan mengakomodasi kebutuhan Pesantren dan Madin. Santri juga harus mendapatkan kesejahteraan seperti Siswa Pendidikan Formal selama ini.

Para Wali Santri berharap Pendidikan Gratis seperti Program Indonesia Pintar (PIP) serta Biaya Operasional Sekolah (BOS) bisa diperbantukan untuk Santri Madin. Lantas situasi tersebut bisa diakomodasi dalam Perda Ponpes dan Madrasah nantinya.

Harapan tersebut disampaikan Ustad dan Ustazah  saat memperingati Hari Santri Nasional, Senin (24/10/2022).

Ketua Yayasan Fastabiqul Khairat Sragen Endah Srihudati menjelaskan, saat ini di Sragen ada 160 Pondok Pesantren (Ponpes) dan 1.500 Madin. Hanya saja, keberadaan Ponpes dan Madin ini belum mendapatkan perhatian yang serius dari Pemerintah.

”Kami mengadakan pertemuan dengan para Ustad dan Pengurus Madrasah se Kabupaten Sragen. Masukan para Ustad dan Ustazah menginginkan adanya kesejahteraan bagi Santri baik di Ponpes maupun Madin seperti para Siswa yang mengeyam Pendidikan Formal,” Ungkapnya.

Endah Srihudati berharap aspirasi itu tertampung dalam Perda Ponpes dan Madrasah. Sejauh ini kesejahteraan hanya diberikan terhadap Siswa Pendidikan Formal melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),  Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) dan PIP. (Sugimin/17)

Bagikan ke:
baca juga:  Wakil Bupati Sragen H  Suroto mengajak masyarakat tetap mematuhi prokes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *