Grobogan-Inspirasiline.com. Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang ke 94 tanggal 28 Oktober 2022 dan dalam rangka menunjukkan hasil IKM ( implementasi kurikulum merdeka), Dinas Pendidikan Kab. Grobogan menggelar acara Gebyar PSP (program sekolah penggerak) yang berlangsung di alun-alun Purwodadi Grobogan, Jumat (28/10/22).
Gebyar PSP yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 28 hingga 30 Oktober 2022 itu dibuka secara resmi oleh Bupati Grobogan Hj.Sri Sumarni, SH., MM, dhadiri Ketua DPRD Agus Siswanto, SSos, Kasdim 0717 Purwodadi, Wakapolres Mayor Samsu Wirman, Kepala Disdik Drs. H Purnyomo, MPd, Anggota Komisi D DPRD Grobogan, para Korwilcam dik, para Kepala sekolah penggerak Paud, SD dan SMP SE Kab. Grobogan.

Dalam laporan singkatnya, Kadisdik Purnyomo menjelaskan PSP berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi, literasi, numerasi dan karakter yang diawali dengan SDM yang unggul yakni Kepala Sekolah dan guru penggerak. PSP juga merupakan piloting project dari Kurikulum Merdeka yang memiliki ciri adanya P5 ( proyek penguatan profil pelajar Pancasila).”Jadi P5 itu merupakan hasil pembelajaran disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi masalah disekitar oleh peserta didik yang dibimbing guru” katanya.
Melalui P5 terdebut, lanjut Purnyomo, peserta didik memiliki profil pelajar Pancasila yang beriman, bertaqwa, beraklak, bergotong royong, mandiri dan kreatif.


Di bagian lain Purnyomo menyebut, Implementasi Kurikulum Merdeka ini sudah mencakup 85% SD, 89% SMP, sedang untuk Paud capaiannya masih kurang dari 50%.
Dilaporkan Purnyomo, sekolah penggerak di Grobogan pada angkatan I sebanyak 7 Paud, 24 SD dan 7 SMP, sedangkan pada angkatan II meliputi 8 Paud, 38 SD dan 9 SMP. “Jumlah tersebut adalah yang tertinggi di Jateng” ungkapnya, yang disertai tepuk tangan hadirin. Dia menyebut, sekolah penggerak SDN1 Boloh Kec Toroh Grobogan beberapa bulan lalu menjadi tempat studi banding dari Disdik Kab.Jayapura Irian Jaya, ini sangat membanggakan, katanya.
Sementara itu Bupati Grobogan dalam sambutannya mengatakan dalam paradigma baru pendidikan nasional melalui kurikulum merdeka Profil pelajar Pancasila menjadi acuan utama bagi pendidik untuk mengembangkan karakter dan kompetensi peserta didik.
Untuk menjadi pemimpin di masa depan, kata Bupati. Generasi muda tidak cukup hanya memperkuat pengetahuan tetapi juga memperkuat ketrampilan dan sikap. “Pelajar yang unggul tidak hanya mengejar ijasah tetapi juga kompetensi dan memikirkan visi yakni mencintai bangsanya dan bertekad kuat mewujudkan Indonesia agar menjadi bangsa yang disegani dunia” ucapnya.
Bupati berharap, sekolah sebagai wadah pelajar, harus menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan agar setelah lulus nanti bisa berdaya berinisiatif dan berinovatif sehingga menjadi salah satu roda penggerak perekonomian bangsa.
Usai pemberian sambutan Bupati, para hadirin disuguhi ketrampilan Polisi cilik dari SDN4 Purwodadi Grobogan dengan berbagai atraksi menarik, diantaranya senam Profil pelajar Pancasila, dan sebagai pelaksanaan Perda Grobogan no 5 /2019 dan Perbup no 420/104/2022 tentang Mulok Bahasa Inggris SD, diselenggarakan lomba Story’ telling dengan peserta per Kecamatan 2 siswa SD.
Dalam Gebyar PSP Disdik Grobogan ini, dipamerkan hasil karya para siswa yang beraneka ragam dari sekolah penggerak baik dari PAUD, SD dan SMP se Kab. Grobogan.
Nani (40) warga Purwodadi, ibunda Aro klas 5 yang menjadi polcil di SDN4 Purwodadi saat dimintai komentarnya tentang PSP ini mengatakan dalam masa pendidikan saat ini anak didik harus memiliki ketrampilan yang bisa dikembangkan untuk masa datang dan memiliki kedisiplinan tinggi sebagai bekal pada jenjang pendidikan berikutnya. (Jokowi)
