Dishub Gelar Lounching SIMPEL dan Sosialisasi Jukir

NEWS

Sukoharjo-Inspirasiline.com. Sistem Informasi Manajemen Parkir Elektronik (SIMPEL) di lounching oleh Dinas Perhubungan pada Rabu (9/11/2022) acara dihadiri bupati Sukoharjo Etik Suryani di gedung terpadu Menara Wijaya lantai X.

Empat ratusan juru parkir (Jukir)) diempat rayon  diseluruh kabupaten Sukoharjo mengikuti sosialisasi SIMPEL  di gedung Menara Wijaya. Dengan diadakan  sosialisasi Simpel ini dengan tujuan untuk meningkatkan manajemen pengelolaan parkir  di tepi jalan umum dan untuk mwujudkan pelayanan perparkiran yang optimal bagi masyarakat pengguna layanan parkir dikabupaten Sukoharjo.

Bupati pakaikan seragam jukir

Dalam kata sambutannya bupati Etik Suryani menyampaikan bahwa bahwa jukir ini merupakan garda terdepan penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Kabupaten Sukoharjo.   Ristribusi layanan parkir ditepi jalan umum berkontribusi dalam PAD kabupaten Sukoharjo, yang mana di tahun 2021 sebesar  Rp. 1 milyar lebih dari nilai total PAD dijenis pendapatan ristribusi daerah sebesar  Rp. 18,2 miliar atau sebesar  5,5 % . hal itu menunjukkan bahwa ristribusi parkir ditepi jalan umum telah menjadi komponen penting dalam upaya peningkatan PAD di kabupaten Sukoharjo.

Dalam rangka meningkatkan pendapatan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat disektor ristribusi parkir ditepi jalan umum diperlukan upaya sarana prasarana yang digolongan sarpras fisik dan non fisik. Untuk sarana non fisik ya SIMPEL ini yang nerupakan salah satu wujud upaya untuk  menciptakan sistem pembayaran yang aman dan lancar sehingga bisa mewujudkan sistem tata keuangan daerah yang lebih efektif dan efisien.

Sementara itu kepala Dinas Perhubungan FX. Toni Sri Buntoro usai  melounching SIMPEL kepada wartawan menyampaikan bahwa SIMPEL ini merupakan salah satu aplikasi yang bekerjasama dengan Bank Jateng untuk pembayaran dari sektor pengelolaan parkir  langsung ke Bank Jateng kemudian diteruskan ke kas negara.   Pembayaran tidak lagi melalui uang tunai, bisa melalui transfer, sehingga tidak ada kontak antara petugas dengan pengelola parkir.

FX. Toni Sri Buntoro Kadishub

Keuntungan dari sistem ini adalah lebih efektif, transparan, valid, akurat, dan akuntabel   dari pembayaran tidak lagi melalui tangan personal antar pegawai.  Dan kepada para jukir kami harapkan agar bisa meningkatkankan kinerjanya lebih baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mematuhi peraturan per undang-undangan.

Perlu diketahui bahwa jukir di Sukoharjo sudah terorganisir dalam satu bentuk paguyuban. Atas paguyuban tersebut Pemkab Sukoharjo memberikan dukungan dengan memberikan sarana prasana berupa seragam jukir. Sebanyak 450 jukir menerima seragam dari bupati Sukoharjo Etik Suryani berupa: baju, topi, dan tas pinggang. (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *