Grobogan-Inspirasiline.com. Kualitas pendidikan pada satuan sekolah sangat berpengaruh terhadap lulusannya kelak. Oleh karenanya Pemerintah menggulirkan kurikulum Merdeka khususnya pada sekolah penggerak.
Sebagaimana yang dilakukan sekolah penggerak seperti SMP Negeri 1 Tegowanu Kab. Grobogan Jawa Tengah ini yang merupakan sekolah penggerak angkatan pertama di Grobogan untuk tingkat SMP.

” Sekolah kami saat ini telah menerapkan Kurikukum Merdeka, oleh sebab itu kami ingin menampilkan karya siswa dalam even peringatan Dies Natalis sekolah kami” ungkap Suprapto, SPd., MPd kepada Inspirasiline.com di ruang kerjanya, Kamis (10/11/22).
Dalam memperingati HUT SMPN1 Tegowanu yang ke 39 ini, pihaknya menggelar pameran “Gebyar Panen Hasil Belajar” yang merupakan hasil implementasi Kurikulum Merdeka.

Dari kelas yang ada sebanyak 27 kelas, semuanya menampilkan karya karyanya dengan dibimbing guru. Hadir pada saat dilaksanakannya Gebyar tersebut, Camat Tegowanu dan Forkompincam, Kepala Desa, tokoh masyarakat, kalangan pendidikan, para wali murid dan masyarakat sekitarnya.

Gebyar Panen hasil belajar ini merupakan wujud nyata dari Program penguatan profil pelajar Pancasila yang diterapkan dalam suatu sekolah penggerak, jelas Suprapto.
Acara Gebyar itu sendiri hanya berlangsung sehari dan diikuti oleh 27 kelas (27 stand) “Setiap kelas menampilkan kreasinya masing nasing, sehingga dengan demikian kemerdekaan belajar anak dituangkan dalam aksi Gebyar itu” tegasnya.
Sejak berdiri tanggal 7 Nopember 1983, SMPN 1 Tegowanu banyak mengalami transformasi dari sekolah rintisan, sekolah sawah, sekolah mandiri, sekolah standard nasional, sekolah ramah anak, hingga sekarang sebagai sekolah penggerak yang menerapkan kurikulum Merdeka.
Terkait prestasi, sekolah ini patut diacungi jempol. Di tahun 2020 di tingkat Kabupaten mendapatkan juara 3 lomba dongeng dan lomba cerpen guru, juara 1 lomba rebana dan juara 1 tilawah putra dalam Mapsi. Juga menyabet predikat sebagai juara 3 sekolah Inspiratif dan sekolah Ramah Anak. Pada tahun 2021, berhasil menjadi juara pertama lomba sekolah sehat, dan pada tahun 2022 ini berhasil merebut juara 1 rebana dan tilawah dalam lomba Mata pelajaran dan seni Islam ( Mapsi) tingkat Kab.Grobogan. Bahkan nanti pada 18 Nopember 2022 Tim Rebana SMPN1 Tegowanu mengikuti lomba Mapsi di tingkat Jateng yang digelar di Pekalongan.
Suprapto menjelaskan melalui kegiatan Gebyar tersebut, bisa memotivasi guru dan anak serta bisa menumbuhkan inovasi pengembangan pembelajaran dalam.menciptakan profil pelajar Pancasila yang beriman bertaqwa, kreatif dan mandiri.
Saat ini SMPN1 Tegowanu memiliki 857 siswa, 27 rombel yang terbagi dalam kelas 7, 8 dan 9 masing masing 9 rombel, serta 46 guru. (jokowi)
