Tanggul Kali Waridin Jebol Bupati Dico Minta Dinas Segera Memperbaikinya

NEWS

Kendal-Inspirasiline.com. Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, kunjungi lokasi tanggul jebol di Kali Waridin Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Senin (02/01).

Bupati Dico mengatakan, dirinya meninjau secara langsung kondisi tanggul jebol yang terdampak banjir di wilayah Desa Kebonadem Kecamatan Brangsong.

“Akibat tanggul yang jebol mengakibatkan wilayah Kebonadem dan wilayah Kecamatan Brangsong banjir,” kata Bupati Dico usai meninjau lokasi banjir.

Dikatakan Bupati Dico, bahwa Kali Waridin ini merupakan wewenang dari Pusdataru Provinsi Jawa Tengah, sehingga pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk segera menindaklanjuti.

“Kita langsung bergerak lebih cepat dengan mengirimkan alat berat agar segera memperbaiki tanggul tersebut, setidaknya Wilayah Brangsong tidak kebanjiran lagi ketika huja turun,” ungkap Bupati Kendal Dico.

Bupati Kendal juga menjelaskan, akibat hujan lebat sejak beberapa hari lalu yang mengakibatkan banjir dibeberapa wilayah, hingga saat ini masih ada 17 titik di wilayah Kabupaten Kendal.

“Kita upayakan di tahun 2023 akan melakukan beberapa antisipasi, sehingga tidak terjadi banjir seperti tahun 2022. Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah Kabupaten Kendal,” jelas Bupati Dico.

Sementara Kepala Desa Kebonadem, Bisri mengatakan, akibat jebolnya tanggul Kali Waridin menyebabkan banjir di tiga desa, yaitu Desa Kebonadem, Brangsong, dan Desa Kumpulrejo.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kendal yang sangat responsif ketika ada laporan terjadi tanggul jebol, dan alhamdulillah hari ini langsung diperbaiki,” kata Bisri.

Terpisah Plt Kepala Dinas PUPR Sudaryanto mengatakan, tanggul Sungai Waridin jebol pada hari Sabtu 31 Desember lalu sekitar pukul 07.00. Akibat jebolnya tanggul sungai Waridin menyebabkan banjir di tiga desa yaitu Brangsong, Kebonadem dan Kumpulrejo.

“Kita langsung menangani tanggul yang jebol tersebut dengan mengerahkan alat berat dan dalam tiga hari kedepan sudah selesai,” tandas Sudaryanto. (eko)
Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *