Tegal-Inspirasiline.com. Universitas Bima Sakapenta (UBISA) Tegal kembali mencatatkan langkah progresif dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global. Sebanyak 14 mahasiswa pilihan dari berbagai jurusan resmi dilepas untuk mengikuti program magang kerja selama satu tahun di Taiwan. Acara pelepasan berlangsung di Peringgitan Balai Kota Tegal, Sabtu (6/6/2026).
Prosesi pelepasan ini dihadiri langsung oleh Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono, didampingi Ketua Yayasan Bima Sakapenta (UBISA) Khafdillah, Rektor UBISA Agus Prihadi, serta Wakil Rektor Surty.

Dalam sambutannya, Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UBISA. Ia menilai, universitas ini secara konsisten terus melakukan terobosan-terobosan strategis untuk memajukan institusi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Tegal.

“Saya sangat bangga dengan langkah UBISA. Program magang internasional ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman kerja di level global. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujar Dedy Yon.
Lebih lanjut, Walikota berpesan agar para mahasiswa senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental selama berada di luar negeri. Tak lupa, ia menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater serta memohon doa restu kepada orang tua sebelum memulai petualangan profesional mereka.

“Saya titip pada kalian, jaga kesehatan dan jangan pernah lupa minta doa restu kepada orang tua. Jadilah duta pendidikan yang membanggakan bagi Kota Tegal di sana,” tegas Dedy
Ketua Yayasan Bima Sakapenta, Khafdillah, menjelaskan bahwa ke-14 mahasiswa yang terpilih merupakan mahasiswa aktif dari semester 2 dan 4 yang berasal dari berbagai latar belakang jurusan. Para mahasiswa ini bukanlah sosok sembarangan; mereka telah berhasil melewati tahapan seleksi daring yang kompetitif dan ketat sebelum akhirnya dinyatakan layak untuk mengikuti program magang selama satu tahun penuh di Taiwan. Kerja magang ini juga menjadu keharusan bagi mahasiswa Ubisa minimalnlada semester dua. ” Kalau jenis pekerjaan tergantung dusiplin ilmunya , sementara mereka di hotel, kalau yang tehnik di enggeneringnya dan nanti mereka akan terpisah sssuai dengan penempatan masing -masing ” Jelaas Rektor Ubisa Agus Prihadi.
Selama menjalankan tugas magang mereka mendapat fasilitas tempat tinggal dan mendapat uang insentif sebulan Rp.14 sampai 18 juta sesauai nilai dolar saat sekarang dan mereka juga mendapat hak cuti.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen UBISA dalam memberikan pengalaman praktik industri yang tidak hanya berskala nasional, tetapi juga internasional. Bagi para mahasiswa, magang di Taiwan adalah ajang untuk mengasah keterampilan teknis (hard skills), memperluas jaringan (networking), serta membentuk mentalitas kerja yang adaptif di tengah lingkungan global.
Keberhasilan program magang ke Taiwan ini menjadi magnet tersendiri bagi calon mahasiswa baru. UBISA Tegal telah membuktikan diri sebagai universitas yang tidak hanya fokus pada teori di dalam kelas, tetapi juga aktif menjembatani mahasiswanya untuk meraih peluang karier global.
Dengan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri serta jejaring internasional yang luas, UBISA Tegal menjadi pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin mengembangkan diri secara maksimal. Bagi Anda yang ingin menjadi bagian dari lingkungan akademik yang dinamis, inovatif, dan berorientasi pada masa depan, UBISA Tegal adalah tempatnya.
Bersama UBISA, raih peluang masa depanmu, taklukkan tantangan global, dan jadilah tenaga kerja profesional yang siap bersaing di kancah internasional. (Biet)
