Pati-Inspirasiline.com. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi meresmikan gedung Mako dan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) prototype Polresta Pati, kemarin.
Ahmad Luthfy menekankan, dengan gedung baru yang ditunjang peralatan yang memadai, maka pelayanan pada masyarakat harus kebih maksimal.
Plt Kapolresta Pati AKBP Christian Tobing menuturkan, dua gedung itu merupakan dana hibah dari Pemkab Pati. Ini sebagai bentuk sinergitas dengan kepolisian.
“Kedepan harapannya bisa lebih meningkatkan keamanan dan pengayoman kepada masyarakat. Tentu ini perlu sinergitas dari berbagai pihak. Di antaranya, pihak Pemkab setempat dan TNI,” tutur Tobing.
Kapolda mengatakan, adanya gedung itu menandakan ekspansi untuk mendekatkan kepolisian dengan masyarakat. Selain itu, dalam rangka menangkap harapan masyarakat.
”Dulu polisi ini dikenal sangar. Masyarakat mendekati Polisi ketika ada masalah. Sekarang tak begitu. Polri ini sudah lebih terbuka dalam segala hal,” katanya.
Gedung tersebut, lanjut Lutfhi, bukan milik kepolisian saja. Melainkan masyarkaat. Sehingga pelayanan kepada masyarkat ini diharapkan lebih prima.
”Saya perintahkan jajaran Polres Pati segera menyelesaikan perkembangan akselerasi inovasi yang lebih dari sebelumnya. Sehingga kedekatan dan pelayanan ini lebih baik dan kreatif. Hari ini (11/1) Mapolresta Pati dan BPKB secara resmi saya buka,” tegasnya.
Kenaikan tipe menjadi Polresta ini, kata dia, mempunyai konsekuensi juga. Artinya tugas dan pendekatan kepada masyarakat ini lebih inten.
”Ini digunakan dalam rangka menangkap harapan masyarakat. Polri representasinya hadir dan selalu dekat dengan masyarakat. Khusus Pati naik menjadi Polresta segera lakukan pengisian personel,” lanjutnya.
Sementara itu, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengatakan, peresmian dua gedung ini tentu untuk mengemban tugas. Yaitu memberikan pengayoman dan pelayan terbaik. Kedepan tentu tantangan semakin berat.
”Atas nama Pemkab, saya mengucapkan selamat kepada Polresta Pati. Semoga kedepan memberikan peningkatan pelayanan pada masyarakat,” harap Henggar. (Yon Daryono)
