PSHT Ranting Plupuh Memiliki Pendopo Sendiri, Dibangun Dengan Biaya Rp 1,25 Miliar

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Plupuh memiliki Pendopo terbesar se-Kabupaten Sragen. Pendopo berukuran 16 x 16 Meter itu dibangun dengan dana Rp1,25 Miliar pada 2022 lalu. Dana itu berasal dari Donasi Sukarelawan dibantu Pemerintah Desa (Pemdes) Karungan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen.

Ketua Ranting PSHT Plupuh, Dedy Hermanto, menyebut Pendopo itu menempati lahan seluas 1.500 Meter persegi dan menghadap ke utara. Di depannya ada tanah lapang milik Desa Karungan yang digunakan sebagai tempat latihan 3.500 warga PSHT se-Ranting Plupuh.

Kades Karungan,Plupuh Joko Sunarso (dok)

“Kami mengutamakan pembentukan karakter bagi warga PSHT, terutama Generasi Muda. Sebelum latihan Wajib Shalat berjamaah. Pada malam Jumat dilakukan zikir dan tahlil serta kegiatan lainnya,” Ungkap Dedy Hermanto saat berbincang dengan Wartawan di Karungan, Jumat (20/1/2023).

Di sisi Barat Pendopo terdapat Taman dan Tiga Gazebo yang juga sumbangan warga. Sementara di sisi selatan Taman terdapat bangunan yang belum jadi. Bangunan itu rencananya digunakan untuk Sekretariat, Tempat Transit Tamu, Dapur, dan lainnya. Di lokasi itu juga dilengkapi Fasilitas 8 Toilet dan Tempat Wudu dengan 10 Keran Air.

“PSHT Ranting Plupuh ini sudah berbadan hukum. Bangunan yang belum jadi itu ditargetkan bisa pasang atap pada 2023 ini,” Ungka Dedy sapaan akrabnya

Pembangunan Pendopo dimulai Maret 2022 lalu. Dedi mengatakan, hampir separuh dari Total Dana tersedot untuk Pembelian dan Proses Pengeringan Lahan. Biayanya mencapai Rp550 Juta.

Dedy berharap, Pendopo itu bisa digunakan Masyarakat untuk Pengajian, Hajatan, dan kegiatan Sosial lainnya. Pimpinan Kecamatan Plupuh bila ada kegiatan pun bisa menggunakan Pendopo itu.

Ke depannya Dedy  ingin mengembangkan lokasi itu sebagai Sentra pemberdayaan Masyarakat. Dengan halaman yang cukup luas, Pendopo itu bisa menjadi Pusat Aktivitas Anak-Anak.

baca juga:  PRESIDEN JOKOWI BAGIKAN BANTUAN TUNAI DAN SEMBAKO PADA PEDAGANG PASAR MULYOREJO

“Plupuh ini menjadi Pioner. Sekarang Ranting lain mulai berpikir untuk membangun Pendopo seperti di Plupuh ini,” Jelas Dedy.

Kepala Desa Karungan, Joko Sunarso, mendukung kegiatan warga PSHT Ranting Plupuh. Tanah kas desa di depan Pendapa itu akan ditata Desa sebagai Wahana Olah Raga Desa. ( Sugimin/17)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *