Penulis : ENI SUPRIYANTI, S.Pd AUD
Guru : TK Desa Puhgogor Sukoharjo
Layanan pendidikan keaksaraan merupakan salah satu bentuk layanan pendidikan non formal bagi masyarakat buta aksara untuk belajar membaca, menulis dan berhitung dengan rentang usia 15-59 tahun, namun tidak menutup kemungkinan anak-anak usia PAUD untuk mulai belajar keaksaraan sedari dini.
Kemampuan keaksaraan pada anak usia dini merupakan kemampuan awal dan fondasi dasar yang diperlukan anak agar mampu belajar menulis, membaca dan berhitung.


Manfaat belajar keaksaraan diantaranya menambah wawasan terkait hal-hal yang berhubungan dengan profesi guru secara khusus, meningkatkan wawasan dalam hal hubungan kemasyarakatan dan hubungan kesiswaan selain itu juga dapat meningkatkan literasi pada anak didik.
Berdasarkan Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014 keaksaraan awal pada anak usia dini diperkenalkan melalui kegiatan bermain. Artinya, anak-ank tidak diperkenankan menggunakan metode konfensional seperti yang dilakukakan di Sekolah Dasar.

Kita sebagai guru bisa memberikan kegiatan kepada Anak Usia Dini (PAUD) dengan menggunakan media Balok Huruf untuk mengenalkan bentuk huruf kepada mereka pelaku belajar keaksaraan awal.
Dengan menggunakan media balok huruf seperti gambar diatas kita sebagai guru PAUD bisa mengenalkan huruf pada anak didik, mereka belajar seraya bermain, mereka lebih bahagia dan senang karena tidak merasa terbebani.
Media pembelajaran yang sesuai akan dapat meningkatkan motivasi belajar seraya bermain bagi anak-anak PAUD.*
