Porprov Jateng Dipastikan Di Gelar 5-11 Agustus 2023 Di Pati Raya

NEWS

Semarang-Inspirasiline.com. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengajak masyarakat untuk menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2023 yang akan berlangsung di enam kabupaten wilayah Pati Raya, Agustus 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan Sumarno saat menerima audiensi pengurus KONI Jateng di Sekretariat Provinsi Jl Pahlawan Semarang, beberapa hari lalu di ruang kerjanya.

”Ya, mari kita sukseskan Porprov Jateng. Para pengurus kan sudah komitmen untuk melakukan pembinaan olahraga, salah satunya dengan menggelar Porprov. Tentu saja, kita juga mengimbau masyarakat untuk menyukseskan gelaran tersebut,” kata Sumarno.

Plt Ketua Umum KONI Jateng Bambang Rahardjo Munadjat hadir dalam audiensi tersebut didampingi Kabid Keolahragaan Disporapar Jateng Aria Chandra Destianto, Wakil Ketua Umum II dan III KONI Jateng Soedjatmiko dan Harry Nuryanto serta Sekum Ahmad Ris Ediyanto.

Sebelumnya, Bambang Rahardjo melaporkan tentang kesiapan KONI Jateng menggelar Porprov dan menghadapi babak Pra-PON Aceh – Sumut  dalam tahun yang sama. Kedua event yang membutuhkan anggaran tidak sedikit itu harus digelar diikuti demi menjaga prestasi olahraga Jateng.

”Pada 2023 ini, ada dua gawe besar yang dikelola KONI Jateng yakni Porprov Jateng dan Pra-PON. Ini harus kerjakan dalam waktu yang berdekatan,” papar Bambang.

Guna menghadapi Pra-PON tersebut, Jateng sudah menyiapkan 450 atlet dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Untuk bisa tampil pada PON 2024 di Aceh – Sumut, seorang atlet atau cabang olahraga beregu harus lolos dari Pra-PON.

”Itu pun, jika kelolosannya hanya menempati peringkat empat ke bawah, kecil kemungkinan untuk bisa dikirim. Kami hanya memprogram untuk mengirim atlet yang lolos dengan minimal peringkat ketiga, dengan asumsi nanti bisa meraih medali perunggu atau melesat jadi perak atau bahkan emas,” kata Bambang.

Para atlet yang masuk Pelatda, imbuh Bambang, mendapatkan insentif tiap bulan. Soal besaran, disesuaikan dengan anggaran dari APBD Jateng. ”Ya, kita memberi insentif sesuai besaran anggaran,” jelasnya.

Atas laporan tersebut, Sumarno langsung merespon. Dia menyarankan KONI Jateng segera menyusun anggaran tahun 2024 dalam menghadapi PON Secepat mungkin. Dengan demikian, ketika DPRD dan Pemprov membahas rancangan APBD 2024 bisa segera ikut dibahas sehingga dimungkinkan mendapat anggaran sesuai proyeksinya.

”Segera saja anggaran 2024 disusun, jangan ditunda-tunda,” saran Sumarno.

Sementara Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko dalam kesempatan tersebut memaparkan kesiapan KONI Jateng menggelar Porprov 2023. Dosen FIK Unnes itu menjelaskan, jadwal awal Porprov adalah 9-16 September 2023, kemungkinan besar dimajukan menjadi 5-11 Agustus 2023.

”Pada September 2023 ada sekitar 23 cabang olahraga yang menggelar babak Pra-PON, sedangkan Agustus hanya dua cabang olahraga. Karena proyeksi kita PON, maka jangan sampai kita mengirim atlet ke Pra-PON asal-asalan atau sebaliknya Porprov dikorbankan dengan malarang atlet utama tampil. Jadi biar keduanya jalan seirama, maka Porprov direncanakan maju,” paparnya.

Porprov akan mempertandingkan 57 cabang olahraga dan 869 nomor pertandingan. Event yang akan digelar di enam Kabupaten akan diikuti sekitar 9500 atlet dan ofisial.

Di samping itu, karena keterbatasan venue tuan rumah, maka ada lima cabang olahraga yang digelar di luar Pati Raya yakni balap motor dan golf di gelar di Semarang, balap sepeda (Karanganyar), arung jeram (Kabupaten Magelang) dan biliar (Kota Pekalongan). (Yon Daryono)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *