Rembang-Inspirasiline.com. Puluhan warga Desa Sekarsari dan Jatihadi, Kecamatan Sumber, Rembang, bersama dengan perangkat desa dan Forkopimcam Sumber, kemarin (14/2) melakukan kegiatan simpatik.
Yakni kerja bhakti menguruk jalan jalur alternatif Rembang-Pati yang mengalami rusak parah. Arus lalu lintas di jalur perbatasan antara Kecamatan Jaken (Pati) dan Sumber (Rembang) ini belakangan sering padat saat terjadi kemacetan arus lalin di Pantura, sebagai imbas proyek jalan nasional pantura di Batangan dan Jembatan Juwana.

Camat Sumber Dra Wijayanti kepada Inspirasiline.com mengatakan, kerja bhakti Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kami dan warga atas kerusakan jalan jalur alternatif Pati-Rembang.
“Jalan di Dukuh Klampok, Desa Sekarsari, sudah rusak parah. Banyak lubang cukup dalam. Selain membahayakan pengguna jalan, pada saat terjadi kemacetan di jalur Pantura, jalan ini sungguh penting bagi pengguna jalan dari dan ke Rembang,” terang Widjayanti.
Dia menambahkan, untuk nguruk jalan rusak menghabiskan 7 truk sirtu. Setelah itu di padatkan dengan alat berat bantuan dari DPUTaru Rembang.
“Kami berharap semoga jalan alternatif perbatasan Pati-Rembang yang rusak tahun ini mendapat anggaran untuk di perbaiki,” tandas Widjayanti
Sementara itu sejumlah warga Jatihadi dan Sekarsari mengaku senang dengan pengurukan jalan rusak di prrbatasan ini. Sebab, akibat jalan rusak sering terjadi kecelakaan. “Sering orang jatuh akibat lubang jalan yang dalam,” tutur Sutrisno warga Jatihadi. (yon daryono)
