Sragen-Inspirasiline.com. Masyarakat Desa Tempelrejo Kecamatan Mondokan sangat bersyukur kini sudah dapat menikmati kemudahan Air Bersih. Bank BRI Cabang Sragen melalui Wash Program Desa Tempelrejo Mondokan Sragen menyerahkan Bantuan Penyaluran Zakat dalam bentuk Pembangunan Tandon Air beserta Peralatannya dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRIlian.
Kepala Bank BRI Cabang Sragen Catur Wahyu Endra Yogianta menyatakan, YBM BRIlian merupakan salah satu Lembaga Dana Zakat, Infak dan Sedekah dibentuk BRI yang sumber dananya berasal dari Sumbangan Penyisihan Gaji para Pegawai BRI yang dikelola kantor Pusat BRI.
“Alhamdullilah saat ini kami akan meresmikan Pembangunan Saranan dan Prasarana Air Bersih di Desa Tempelrejo, Kecamtan Mondokan bersama ibu Bupati Sragen. Total nilai bantuan YBM Brilian sebesar Rp 197.500.000 dalam bentuk Sumur Bur dengan kedalaman 80 Meter beserta Pompa dan Jaringan Listrik, Bangunan Tandon Air, Saluran Pipa Utama Sepanjang 500 Meter.” Ucapnya.
Dari Pembangunan tersebut telah disalurkan pada Dua (2) Fasilitas Umum yaitu Masjid dan Sekolah. Selanjutnya sarana dan prasarana yang terbangun akan dilanjutkan oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini oleh Program Hibah Air Minum Perdesaan (HAMP) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sragen untuk dibuatkan Sambungan Rumah (SR).
“Semoga Sarana dan Prasarana ini dapat dirawat dengan baik sekaligus dapat bermanfaat bagi warga Tempelrejo. Awalnya kami memang mencari lokasi yang memang sangat dibutuhkan dan tidak semuanya dapat kami akomodir. Mudah-mudahan ini lokasi yang pas dan benar-benar dibutuhkan.” Ungkapnya.
Selain jumlah Total Penyaluran Bantuan Sarana dan Prasarana senilai RP 197.500 000 pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa 100 Paket Sembako kepada warga masyarakat yang membutuhkan di Tempelrejo.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan, apresiasinya atas Bantuan Air Bersih yang diberikan oleh CSR BRI. Yuni sapaan akrab Bupati Sragen itu mengatakan, tidak lama lagi Warga Tempelrejo akan dibuatkan Sambungan Rumah (SR) sebanyak 112 SR.
Yuni menjelaskan betapa sulitnya mendapatkan Air Bersih dikarenakan jauhnya jangkauan jaringan PDAM. Apalagi sumber Air Bersih juga jauh dari Pemukiman warga. Sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar.
“Saat ini Pengelolaan Air Bersih akan dilakukan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa agar bisa awet langgeng, jika ada kerusakan alat segera bisa ditangani. Saya titip aset ini kepada warga masyarakat untuk sama-sama menjaga dan merawat.” Ungkap Bupati Yuni saat meresmikan Sarana dan Prasarana Air Bersih di Desa Tempelrejo, Rabu (22/2/2023)
Adapun Tahun 2023 ini Kabupaten Sragen akan melakukan program HAMP untuk 15 Desa dengan Anggaran sekitar Rp 3,4 milyar dengan harapan dapat melayani masyarakat dalam pemenuhan Air Bersih untuk 1700 KK.
Ke-15 Desa yang mendapatkan bantuan diantaranya Desa Celep, Desa cemeng, Desa Donoyudan, Desa Jabung, Desa Karangudi, Desa kedawung, Desa Kliwonan, Desa Krebet, Desa Mojopuro, Desa Ngrombo, Desa Sidoharjo, Desa Tanggan, Desa Tempelrejo, Desa Tlogotirto dan Desa Trobayan. ( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
