Rembang-Inspirasiline.com. PT Semen Gresik Rembang membangun Edupark Pertanian dan Peternakan Terpadu di Desa Kajar, Kecamatan Gunem, Rembang.
Senior Manager of comunication and CSR PT Semen Gresik Dharma Sunyata mengatakan, edupark di kawasan pabrik semen tersebut dibangun untuk membantu masyarakat dengan memanfaatkan lahan sebagai kebun pendidikan. Total luas lahan ini kurang lebih 361 hektare yang terdiri dari berbagai area.

“Dari total lahan tersebut, ada sekitar 4 hektare berupa tanah liat yang masih kosong belum ditanami,” ungkapnya, Kamis (2/3).
Edupark yang memiliki konsep pertanian dan peternakan tersebut terdapat aneka hewan ternak seperti sapi, kambing dan ayam. Selain itu, ada aneka tumbuhan sayuran seperti bayam, kangkung, terong, kacang panjang, cabai, dan tanaman buah-buahan. Lahan Edupark dari PT Semen Gresik ini dikelola oleh local hero dari berbagai desa setempat.
“Local hero adalah pemuda-pemuda yang memiliki kompetensi dan bakat dalam mengembangkan pertanian dan peternakan,” tuturnya.
Mereka adalah generasi muda daerah setempat yang memiliki semangat tinggi dengan harapan dapat memberikan contoh kepada pemuda pemuda lainnya.
Local hero dapat menjadi salah satu contoh generasi muda daerah yang memiliki semangat untuk memajukan daerah mereka sendiri. Saat ini, terdapat 4 orang yang menjadi local hero dari Desa Kajar dan Desa Timbrangan yang mengelola Edupark ini.
Namun tidak menutup kemungkinan akan ada local hero lainnya yang akan membantu mengembangkan area ini.
Progam ini, lanjutnya, hasil dari tanaman maupun hewan ternak yang dikelola digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga dan untuk biaya operasional dalam Edupark.
“Di lokasi ini juga terdapat lahan pertambangan yang dimanfaatkan untuk pertanian, yang mana pada lahan tersebut digunakan oleh masyarakat di desa untuk memperoleh penghasilan,” pungkasnya. (yon daryono)
