Grobogan-Inspirasiline.com. Peringatan Hari Jadi Grobogan ke-297 tanggal 4 Maret 2023 yang merupakan acara rutin tahunan belum lengkap rasanya kalau tak melakukan ritual Boyong Grobog yang merupakan bagian dari sejarah penting bagi awal terbentuknya Kabupaten terluas nomor dua di Jateng ini.
Bupati dan Wakil Bupati Grobogan bersama forkompinda melakukan acara Boyong Grobog dari Kantor Kelurahan Grobogan yang dulunya sebagai pusat pemerintahan Kabupaten menuju ke pendopo Kabupaten Grobogan di kota Purwodadi Kecamatan Purwodadi sebagai proses dipindahkannya ibukota Grobogan dari tempat semula yakni di Kelurahan Grobogan ke ibukota Kabupaten Grobogan, yakni kota Purwodadi, pada Jumat (3/3/2023).

Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH., MM yang memakai kebaya warna merah dan kain jarik bersama keluarga, Wakil Bupati dr. Bambang Pujiyanto, MKes bersama keluarga berseragam kejawen warna merah, Ketua DPRD Agus Siswanto, Dandim.Letkol Arh Muda Setyawan, Kapolres AKBP Dr. Dedy Anung Setyawan, SIK., MSi, Kajari Iqbal, SH., MH, semua beserta istri dengan pakaian adat Jawa warna merah.
Prosesi tersebut diawali dengan penyerahan pusaka Kyai Sengkelat dari Kepala Kelurahan Grobogan Sry Suwarniningsih kepada Bupati Grobogan, dan pataka kepada Wakil Bupati.

Setelah adanya perintah dari Bupati Grobogan untuk memindahkan dan memboyong pusaka yang ada dalam peti kayu ( grobog), kemudian Bupati, Wakil Bupati dengan diiringi 50 prajurit Kraton Surakarya dan 50 gadis Sekar Kedaton meninggalkan kantor kelurahan Grobogan menuju kota Purwodadi yang berjarak 6 kilometer.
Keberangkatan Grobog menuju kota Purwodadi, ditandai pemukulan gong oleh Bupati dan rebutan gunungan berisi hasil panen petani di wilayah tersebut.

Saat prosesi perjalanan menuju kota Purwodadi sejauh 6 kilometer itu, masyarakat dan anak sekolah yang dilalui prosesi itu berdiri berjajar disepanjang jalan menyambut rombongan Bupati dan Wakil Bupati.
Setibanya di kota Purwodadi, Grobog tersebut dibawa langsung menuju pendopo Kabupaten dan diterima oleh Asisten Pemerintahan Drs. Mokamad, MSi yang selanjutnya Grobog, keris Kyai Sengkelat dan pataka diterima oleh Asisten Pembangunan Heru Dwi Cahyono ,SSTP., MSi. Kemudian Grobog di semayamkan.
Setelah menyemayamkan Grobog beserta pusaka, selanjurnya Bupati, Wakil Bupati, Forkompinda, Kepala OPD, para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Grobogan mengikuti acara potong tumpeng.
Dalam acara tumpeng itu, Panitia menyediakan 280 tumpeng dan 20 gunungan berisi hasil panen petani Grobogan yang akan diperebutkan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Grobogan menyampaikan ucapan syukur kepada Allah SWT bahwasannya Kabupaten Grobogan dijauhkan dari pandemi Covid-19, dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Grobogan atas partisipasinya dalam membangun Grobogan lebih baik.
“Kami berterima kasih sekali kepada seluruh masyarakat Grobogan atas partisipasinya sehingga pembangunan di Grobogan menjadi lebih baik.” ucap Bupati Sri Sumarni.
Kedepan, Bupati meminta masyarakat Grobogan agar selalu bisa bahu membahu bergotong royong demi kemajuan Kabupaten Grobogan.
Usai sambutan, Bupati, Wakil Bupati memotong tumpeng dan selanjutnya bersama Forkompinda melakukan beksan Tayub yang menjadi ciri khas seni di Kabupaten Grobogan diikuti seluruh Kepala OPD, para Camat dan Kepala Desa.
Sebagai puncak acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke 297 adalah Upacara pada tanggal 4 Maret 2023 di alun alun Purwodadi. (jkwi)
