Pemkab Rembang Dan Pemprov Jateng Buka Peluang Siswa Berprestasi Dari Keluarga Tak Mampu Bisa Akses Pendidikan

NEWS

Rembang-Inspirasiline.com. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen yang merupakan asli Putra Rembang dan Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) berada di satu forum di pendapa museum RA Kartini, belum lama.

Pada seminar dalam rangka anniversary Forum Anak Bea Siswa (FABS) ke-VI dan hari jadi Kabupaten Rembang ke-282, keduanya menyampaikan program yang membantu putra daerah yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk mengakses sekolah.

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, mengatakan, pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi itu merupakan ikhtiar Pemkab Rembang. Agar mereka yang berpotensi namun terkendala biaya bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan perkuliahan.

“Semoga kualitas anak-anak di Rembang ini tetap terjaga sehingga pada saatnya nanti membawa dampak pembangunan di sini. Nantinya yang mendapat beasiswa, bisa memberikan kontribusi terhadap perkembangan Kabupaten Rembang ke depan.”

Beasiswa dari Kabupaten Rembang ini diberikan si penerima sampai lulus kuliah. Tak hanya biaya administrasi di kampus, tetapi juga menanggung biaya hidup.

Sedangkan Pemprov Jateng sendiri telah menyiapkan tiga SMKN Jateng boarding, serta 15 SMKN semi boarding di 15 Kabupaten/Kota. Sekolah-sekolah tersebut disiapkan bagi para pelajar dari keluarga miskin. Tujuannya agar mereka tetap mendapatkan kesempatan belajar dan mendapatkan pekerjaan.

Di SMKN Jateng, dikatakan Gus Yasin, pemerintah berkolaborasi dengan banyak stakeholder terkait dunia kerja. Dengan demikian, akan semakin banyak anak muda di Jateng yang bekerja, membantu orang tua. Sehingga, diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan di Jateng.

“Maka kita pantik dengan membangun SMK Jawa Tengah yang seluruhnya (biaya) ini gratis. Ada di Kabupaten Pati, di Kota Semarang, di Purbalingga. Ternyata minatnya (siswa) tinggi. Kalau begitu kita kembangkan. Ada SMK-SMK Jateng yang semi boarding,” ungkap Gus Yasin.

baca juga:  Dahlan Iskan Dukung Beroperasinya Bandara Ngloram Blora

Ketua FABS, Mohamnad Mujibtz Yulhadi memohon kepada Pemerintah Kabupaten Rembang agar program bea siswa kepada para mahasiswa berprestasi dari kalangan keluarga kurang mampu supaya terus berjalan siapapun pemimpinnya.

“Tidak terasa Pemerintah Kabupaten Rembang memberikan bantuan beasiswa pada kita semua memasuki tahun ke-6. Insya Allah pada tahun 2023, sebentar lagi, akan dibuka angkatan ke-7,” ujarnya.

Mujibtz mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rembang yang telah memberikan bea siswa kepada dirinya dan teman-teman yang senasib sehingga bisa merasakan bangku kuliah.

Berdasarkan, data di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, di tahun ini, Pemerintah Kabupaten setempat mengalokasikan anggaran beasiswa pada jenjang S1 dengan anggaran Rp 3,6 Miliar. Jika melihat tahun sebelumnya, ada sekitar 70 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa. Memasuki tahun ke-6. Setiap tahunnya, Dindikpora menyeleksi sampai 200 peserta. (yon).

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *