Sukoharjo-Inspirasiline.com. Pemkab Sukoharjo melalui Baznas menyerahkan bantuan program Sukoharjo cerdas, Sukoharjo Makmur, Sukoharjo peduli, dan Sukoharjo sehat yang berlangsung di ruang lobi bupati pada Jum’at (4/8/2023). kepada ratusan orang mustahik.
Ketua Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) kabupaten Sukoharjo Sardiyono disela-sela acara pembagian bantuan kepada wartawan mengatakan bahwa pagi ini kami dari Baznas Sukoharjo membagikan petasarupan kepada sebanyak 117 orang mustahik dengan total dana yang dikeluarkan Rp. 256 820 000.

“Baznas salurkan bantuan kepada 117 orang mustahik, dengan total dana yang dikeluarkan ratusan juta rupiah, ujar Sardiyono”.
Bantuan tersebut terdiri: program Sukoharjo cerdas 6 orang mustahik total bantuan Rp. 6 juta, program Sukoharjo Makmur 56 orang total Rp. 108 juta, program Sukoharjo peduli untuk 31 orang total Rp. 72 800 000, program Sukoharjo sehat kepada 26 mustahik total bantuan sebesar Rp. 70 020 000.
Lebih lanjut Sardiyono menyampaikan pemberian bantuan ini sebelumnya sudah melalui survai, kemudian hasil survai diplenokan, baru kemudian disampaikan kepada yang bersangkutan. Jumlah bantuan yang diberikan berbeda – beda tergantung mereka yang dibutuhkan apa, katanya.

Ada yang menerima bantuan Rp 1 juta, ada yang Rp.3 juta, ada yang Rp. 5 juta, ada yang Rp. 10 juta, ada juga yang menerima Rp. 20 juta. Bantuan yang diberikan ada yang untuk modal usaha, ada yang untuk biaya pengobatan, ada yang untuk biaya hidup, ada juga yang untuk rehap RTLH, ada juga yang berupa mesin jahit, gerobak HIK. Untuk mesin jahit dan gerobak HIK yang bersangkutan agar mengambil di kantor Baznas Sukoharjo.
Dengan diberikan bantuan tersebut kami berharap, misalnya yang modal usaha bisa untuk meningkatkan usahanya, untuk mereka yang miskin bisa untuk peningkatan kesejahteraan, untuk biaya hidup diharapkan bisa meringankan biaya hidup mereka, kami dari Baznas Sukoharjo juga mengadakan berbagai pelatihan misalnya: pelatihan pembuatan roti, pelatihan ternak lele. Kami selalu adakan evaluasi kepada mereka yang menerima bantuan, jika usaha mereka perlu dibantu untuk mengembangkan usaha ya kami bantu, untuk yang bantuan RTLH kami bekerjasama dengan RT/RW setempat, intinya kami setiap memberikan bantuan kami evaluasi dengan terjun kebawah langsung.
Sardiyono juga menambahkan selama ini zakat kami kumpulkan dari ASN, dan Polri juga sudah, kemudian sosialisasi juga kami lakukan dikalangan TNI, Pengadilan, Kejaksaan yang jelas zakat ini dikumpulkan dari instansi pemerintah dulu, dengan semakin banyak dan bertambahnya penerimaan zakat melalui Baznas akan semakin banyak memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Zakat yang kami salurkan ini berasal dari zakat ASN dilingkungan Pemkab Sukoharjo, dan sudah merambah ke Polri, dan kedepan akan kami kembangkan ke TNI, Kejaksaan, dan Pengadilan negeri, terang Sardiyono”.
Sementara itu Riyanto (60) salah satu penerima bantuan ditemui wartawan usai menerima bantuan mengatakan. Riyanto yang datang dari Mojosari RT/RW: 1/1 Bekonanag, Mojolaban mengatakan dia mendapat bantuan MCK. Riyanto yang pekerjaan sehari-harinya sebagai petugas kebersihan di Balai Desa dan petugas kebersihan di kantor PAC PDIP Mojolaban,
Riyanto menerima bantuan sebesar Rp. 3 juta untuk pembuatan MCK, dia mengucapkan terima kasih kepada bu bupati Sukoharjo melalui Baznas ini, bantuan ini akan kami maksimalkan untuk membuat MCK yang sebelumnya memang kami belum punya MCK. (Prie)
