Rembang-Inspirasipine.com. Ahmad Khalim (44) nelayan warga Desa Pelang, Kecamatan Sarang, Rembang, secara tidak sengaja ditemukan telah meninggal dunia di pantai Jalan Anyar, Desa Manggar, Kecamatan Sluke, Rembang, Senin, (14/8).
Koordinator Unit Siaga SAR Rembang, Achmad Nurzaen menjelaskan, selama dua hari, Tim SAR sudah berusaha melakukan pencarian di perairan Kragan atau lokasi korban hilang. Namun belum.mbuahkan hasil, hingga akhirnya ada informasi temuan jenazah korban di Dusun Dalan Anyar, Desa Manggar, tepatnya belakang RM Robyong.
“Ia merupakan anak buah kapal (ABK) KM Jaya Lumintu yang dilaporkan hilang sejak tanggal 12 Agustus 2023 di perairan Kecamatan Kragan, Rembang,” terang Achmad Nurzaen.
Ia menambahkan, Minggu, 13 Agustus TIM SAR Rembangulai melakukan pencarian dengan perahu karet di Perairan Kragan, namun tidak menemukan korban. Kemudian, Senin (14/8) akan lanjutkan pencarian.
“Namun karena ada informasi temuan jenazah korban. Infonya di belakang RM Robyong, kita cek dan ketemu sudah meninggal dunia. Pihak keluarga korban sempat datang mengecek, untuk memastikan, “ ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kapolsek Sluke, Iptu Miftakur Rachmat menjelaskan Tim Inafis Polres Rembang juga datang ke TKP.
Saat kali pertama ditemukan, kondisi jenazah hanya mengenakan celana pendek dan bagian wajah sulit dikenali. Setelah itu, jenazah dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.
“Usai diperiksa tenaga medis dan kepolisian, jenazah dibawa ke rumah sakit, untuk identifikasi lebih lanjut, “ terang Kapolsek Miftakur Rahmat.
Sebelumnya, kapal Jaya Lumintu berangkat melaut dari dermaga pelabuhan tempat pelelangan ikan (TPI) Karanganyar, Kragan, Sabtu (12/08) sekira pukul 12.00 Wib.
Kala itu kapal berisi 20 orang ABK. Sekira 1 jam perjalanan, para ABK akan menikmati makan siang. Barulah diketahui Achmad Khalim tidak ada, diduga yang bersangkutan jatuh tercebur ke laut. (yon).
