Kreasi Makanan Dan Minuman Khas Sragen Ala SMP Negeri 1 Ngrampal

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Jadah dan tiwul adalah dua makanan khas yang banyak kita jumpai di Jawa Tengah, terlebih di Kabupaten Sragen. Jadah sendiri merupakan salah satu jajanan pasar yang populer apalagi sering pula dijadikan hantaran pengantin.

Berbahan dasar beras ketan, jadah dapat dimakan dengan berbagai macam variasi makanan. Di Yogyakarta kita mengenal jadah tempe, bisa digoreng, maupun dibakar atau diberi taburan serundeng.

Dengan melihat jadah bisa dikombinasikan berbagai macam variasi makanan maka Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Ngrampal membuat kreasi yang lain yaitu jadah tiwul. Tiwul dibuat dari singkong yang dijemur hingga kering yang biasanya disebut tepung gaplek.

Dari tepung gaplek inilah yang awalnya dibuat sebagai makanan pengganti nasi yang disajikan dengan sayuran, lauk, dan sambal. Saat ini tiwul semakin berkembang sengan lebih bervariasi penyajiannya dengan aneka bahan pelengkap mulai dari ketan hitam, Jagung hingga kelapa.

Ditemui disela-sela kegiatan pameran gelar karya siswa di halaman Sekolah Dasar (SD) Gabus 1 Ngrampal Selasa (3/10/2023), Betty dan Beni Guru Pembimbing SMP Negeri 1 Ngrampal menjelaskan beberapa makanan yang dibuat oleh murid-muridnya seperti minuman berbahan dasar dari kulit semangka, jadah tiwul dan es dawet merang.

“Karena tiwul berasal dari singkong dimana tanaman itu mudah didapatkan di desa, jadi kita manfaatkan makanan yang ada disekeliling kita. Kita ingin merubah bentuk dengan beberapa kreasi supaya generasi muda lebih tertarik tidak seperti wujud tiwul yang selama ini kita ketahui.” ungkap Betty.

Selain jadah tiwul, ada pula dawet hitam yang dibuat menggunakan pewarna alami yang berasal dari merang (bekas tangkai padi yang sudah kering). Merang mudah dijumpai di persawahan khususnya di wilayah Ngrampal.

“Pembuatan dawet/cendol hampir sama seperti pembuatan cendol pada umumnya menggunakan tepung sagu namun yang membedakan pewarnanya kita menggunakan pewarna dari merang yang dibakar kemudian diambil sarinya dan dicampurkan dengan tepung sagu.” Katanya.

Tidak hanya itu, sekolahnya-pun membuat inovasi baru dari kulit semangka yang dibuat untuk manisan buah. Kulit semangka memiliki khasiat salah satunya mencegah varises.

“Kita mencoba membuat minuman buah dari kulit semangka. Banyak orang yang belum tahu jika kulit semangka memiliki khasiat tertentu. Sebenarnya bisa langsung dikomsumsi tapi kami ingin menyajikan sebagai minuman agar rasanya lebih segar.” ungkap Beni.

Beni menambahkan pembuatan makanan dan minuman tersebut diadaptasi melalui pembelajaran kurikulum merdeka sengan mengembangkan P5.

Melalui kegiatan P5 yang mengambil tema kewirausahaan, anak-anak dilatih untuk lebih kreatif, mandiri dan inovatif.  Kedepan Beni mengharapkan anak didiknya dapat memiliki kompetensi dan skill serta mengembangkan produknya dan menjualnya secara lebih luas. ( Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

1 thought on “Kreasi Makanan Dan Minuman Khas Sragen Ala SMP Negeri 1 Ngrampal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *