Tegal-Inspirasiline.com. Sepak bola menjadi olah raga bergengsi manakala prestasi itu bisa diraih. Namun untuk membeaarkan sebuah Club atau Tim Kesebelasan bukan persoalan yang mudah, juga bukan hanya kecintaan dan pemikiran menuju strategi yang jitu, tetapi juga dibutuhkan kepengurusan yang profesional keseriusan dalam manajemen dan satu lagi rela berkorban materi yang tidak sedikit untuk menghidupkan tim nya.
Kota Tegal yang selama ini dikenal sebagai kota penuh event kota yang penuh hiburan namun tak bisa membantah bahwa pembinaan prestasi dalam bidang olah raga terhadap generasi muda.khususnya sepak bola jauh tertinggal dengan daerah lain.

Persegal (Persatu sepak bola Tegal) hanya sekedar papan nama. Berangkat dari keprihatinan itu Jumadi terpanggil ingin membangkitkan nama Persegal dari segala keterpurukan meski tanpa dukungan dari siapapun termasuk pemerintah.

” selama ini Persegal mandiri tanpa dukungan dari siapapun termasuk pemerintah jadi mau nda mau kami harus memutar otak bagaimana caranya supaya bisa membangkitkan semangat anak-anak kota Tegal dan masyarakat kota Tegal pecinta sepak bola .’ Ungkap Ketua Persegal Jumadi, disela-sela menyaksikan anak-anak binaamya berlatih untuk menghadapi seleksi dalam Liga 3, Sabtu (7/10) di stadion Yos Sudarso Tegal.

Bahkan untuk kesiapan jelang Liga 3, pemain Persegal akan training soal tehnik dan fisik pemain yang akan diadakan di Jogjakarta sekitar selama satu bulan.
Untuk berlatih selama di Jogya Persegal akan berkolaborasi dengan Bantul United berlatih dan bermain bersama Bantul United Menyinggung soal pemain Persegal yang saat ini sedang dipersiapkan untuk menghadapi Liga 3 Persegal menyeleksi 17 pemain muda kelahiran antaran tahun 2001 sampai 2005 dan nantinya akan bergabung dengan pemain yang saat ini sudah disiapkan di Jogya termasuk ditambah lima pemain nasional dan jumlah keseluruhan 25 pemain yang akan di gembleng selama 20 hari oleh Suwandi, HS.salah satu mantan pemain nasional.

Menghadapi proses bangkitnya Persegal Jumadi, rela membeli Bus yang sudah di branding ” Persegal ” Bus yang berkapasitas 40 penumpang dilengkapi dengan interior yang modern toilet dan kamar kecil.
Selaku Ketua Umum Persegal Tegal, Jumadi minta dukungan masyarakat kota Tegal dan para sporter supaya Persegal tidak selalu gagal, tapi mulai tahun 2023 dibawah kepemimpinan. Jumadi, Persegal harus bisa bangkit.
” ayo untuk.masyarakat Tegal saatnya kita bangkit bersama Persegal, agar jangan ada konotasi Persegal selalu gagal, kita bangkit, kita bersinergi tunjukan kepada masyarakat Indonesia, bahwa Persegal luar biasa.’ Kata Jumadi optimis.
Jumadi yang saat ini masih menjabat sebagai wakil walikota Tegal yang akan berakhir masa jabatannya pada Desember 2023, berharap kepada mayarakat Tegal khususnya, untuk memberi dorongan dan dukungan agar Persegal kedepan lebih maju sehingga bisa bersaing dengan tim sepak bola nasional lainnya.
Menyinggung soal kegiatan Liga 3 (Indonesia) menurut Ardi bahwa kesertaan dalam liga 3 ini yang penting tim sudah masuk dalam daftar asprov regional Jawa Tengah.
” Kemungkinan ada sekitar 50 sampai 60 Tim yang akan mengikuti seleksi, dari jumlah seleksi akan diambil 6 tim ke tingkat nasional.
” Saya belum tahu kepastian berapa tim dari Jateng yang nantinya akan dipilih dalam liga 3 ini berapa, yang pasti, nanti tim yang masuk akan dipertandingkan dengan 64 tim dan selanjutnya akan diambil 8 tim terbaik masuk pada Liga 2 ‘ Jelas Ardi. (Biet)
