Warga Rembang Timur Mengeluh, Listrik PLN Sering Padam

NEWS

Rembang-Inspirasiline.com. Warga Rembang wilayah timur, khususnya yang berada di Kecamatan Sale, Sarang dan Kragan, mengeluh atas pelayanan listrik dari PLN Rembang. Pasalnya, aliran listrik di daerah tersebut dianggap terlalu sering padam.

Dampaknya adalah aktivitas masyarakat yang berada di Kecamatan Sale  dan sekitarnya terganggu.

Bukan hanya itu saja, beberapa desa di Kabupaten Tuban berbatasan dengan Kecamatan Sale yang aliran listriknya ikut Rembang juga terganggu.

Atas keluhan itu, Camat Sale sempat mengirim surat ke PLN Rembang. Surat tersebut berisi tentang keluhan sejumlah desa yang merasa sering mengalami pemadaman listrik.

Dalam surat tersebut desa yang merasa aliran listriknya kerap padam antara lain adalah delapan desa yaitu Sale, Joho, Jinanten, Mrayun, Ngajaran, Tahunan, Gading dan Bancang.

Melalui Surat tersebut Pemerintah Kecamatan Sale meminta agar PLN Rembang lebih konkret melakukan penanganan atas gangguan listrik. Surat tersebut ditandatangani oleh Camat Sale Moh Imron per 30 Oktober 2023.

Terlebih saat ini sedang menghadapi persiapan pelaksanaan Pemilu 2024 sehingga PLN  diharapkan bisa memperbaiki pelayanan.

Seorang tokoh Kecamatan Sale, Ahmad Sururi mengatakan, aliran listrik di Kecamatan Sale memang terlalu sering padam.

Setidaknya dibandingkan dengan kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Rembang,

Menurutnya, padamnya listrik dari PLN kerap dengan alasan sama yaitu perbaikan jaringan.

Di luar perbaikan jaringan, listrik juga padam dalam waktu-waktu yang tak terduga saat warga beraktivitas.

Bahkan, salah satu aliran listrik padam terbaru dari PLN Rembang di desa Kecamatan Sale dan Tuban adalah saat ada acara pelantikan kepengurusan salah satu organisasi kemasyarakatan pada malam hari.

Beberapa desa di Tuban memang pasokan listriknya dari Rembang, seperti Desa Kebonharjo Kecamatan Jatirogo.

“Listrik PLN terlalu sering padam. Ini jelas menganggu kenyamanan masyarakat pelanggan. Saya siap jika diklarifikasi PLN, karena memang kita bayar listrik. Dibandingkan dengan kecamatan lain di sini sering padam,” terang Sururi.

baca juga:  Pemkab Sragen Menggandeng CSR Bank BRI Membangun Gedung SDN Kebonromo 3

Camat Sale, Moh Imron membenarkan telah menyurati PLN Rembang terkait kondisi pelayanan listrik di wilayahnya.

Hal itu sebagai bentuk respons atas keluhan warga di sejumlah desa terkait dengan pelayanan listrik PLN.

Kamis 2 Nopember  2023, telah digelar pertemuan antara PLN, dengan Forkmopimka Sale serta perwakilan sejumlah desa terdampak gangguan listrik.

Pertemuan tersebut untuk menjalin komunikasi dan solusi atas persoalan listrik di Sale.

Sementara itu, Manager PLN Rembang, Harry Anggriawan menyatakan, pihaknya butuh dukungan dari desa dalam melakukan upaya penanganan gangguan listrik.

Salah satunya adalah kegiatan rabas pohon yang dianggap mengganggu jaringan listrik.

“Kami sudah komunikasi dengan Forkompimka Sale untuk langkah-langkah perbaikan,” tandasnya. (yon)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *