Sragen-Inspirasiline.com. Sejumlah Empat Ruas Jalan dan Satu Jembatan di Wilayah Kecamatan Kalijambe diresmikan oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang dipusatkan di Halaman Museum Manusia Purba Klaster Ngebung Kalijambe, Minggu (5/11/2023).
Adapun Ruas Jalan dan Jembatan yang dibangun yakni : Jalan Sentulan – Tugu/Ngringin, Jalan Saren – Trobayan, Long Segment Jalan Kedungringin – Manyarejo, Long Segment Jalan Lingkar Menara Pandang, Long Segment Jalan Ngebung – Manyarejo (Lanjutan) dan Satu Pembangunan Jembatan Citran – Trobayan.
“Alhamdullilah, Kalijambe ini Sangat Istimewa. Pembangunan Ruas Jalan dan Jembatan tersebut Menghabiskan Dana Sebesar Rp27,5 Miliar. Dibandingkan dengan Wilayah Jenar dan Tangen Infrastruktur disini lebih baik dan Anggaran yang dibutuhkan Sangat Tinggi.” Ungkapnya.
Yuni Sapaan Akrab Bupati Sragen itu Mengungkapkan untuk Perbaikan Infrastruktur Kalijambe Membutuhkan Biaya yang tidak sedikit. Jalan Sentulan – Tugu membutuhkan Anggaran Sebesar Rp 6,22 Miliar, Jalan Saren-Trobayan Rp 6,85 Miliar. Penanganan Jalan Kedungringin – Manyarejo Rp 1,3 Miliar, Jalan Lingkar Menara Pandang Rp 7,65 Miliar. Jalan Ngebung – Manyarejo Rp 3,8 Miliar. Jembatan Citran _Trobayan Menghabiskan Dana Rp 1,4 Miliar.

Selanjutnya, Bupati Yuni Meyakinkan bahwa Tahun 2024 pihaknya juga akan Membangun Perbaikan Jalan Banaran – Ngebung dengan Anggaran Sebesar Rp 4,6 Miliar.
“Masyarakat harus bersyukur. Jalan sudah Sangat Bagus Otomatis Pariwisata diharapkan juga Maju. 88% Jalan di Kabupaten Sragen sudah mantap. Insya Allah Tahun depan warga yang pulang dari Perantauan untuk bisa meluangkan waktunya berdamawisata di Sangiran. Semoga Pembangunan Infrastuktur ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.” Ujarnya.
Sementara Camat Kalijambe Rusmanto mengaku bersyukur atas selesainya Pembangunan Infrastruktur yang dilakukan di Wilayah Kecamatan Kalijambe.
“Kami menghaturkan terimakasih karena banyak Ruas Jalan yang dibangun. Ruas Jalan Sentulan -Ngringin sudah lama tidak dibangun. Alhamdulliah sekarang sudah mulus. Naik mobil bisa tidur nyenyak. Begitu juga dengan Jembatan Citran sudah selesai. Jalan Trobayan – Kaloran juga sudah terkoneksi dengan Wilayah Boyolali.”Ucapnya.
Menurutnya Jalan menuju Trobayan – Kaloran merupakan Jalan Pintas ke Solo menuju Bandara dan Mengurai Kemacetan saat Momen-Momen tertentu seperti Lebaran Idul Fitri.
Kemudian Jalan Lingkar menuju Menara Pandang yang dulunya Rusak Parah sekarang sudah sangat mulus dan sudah dilewati oleh Peserta Lari SangiRun 25 K.
“Mungkin karena Jalannya sudah Sangat Mulus, tadi malam Finishnya cepat sekali. Belum ada Jam 01.00 WIB Peserta SangiRun 25 K sudah masuk Finish.” Katanya.
Rusmanto Mengungkapkan dengan Perbaikan Infrastruktur yang baik dapat mengakses perjalanan dengan mudan dan lancar. Ditambah lagi saat ini Kawasan Sangiran telah terbentuk Kerjasama Pengembangan Kawasan yang dikelola oleh BUMDes (Ngebung, Krikilan, Bukuran, dan Manyarejo).
Kerjasama itu berupa Pengelolaan Kawasan Kepariwisataan yang memudahkan Masyarakat Mengelola Klaster yang ada disekitar Sangiran. Dikatakannya seperti Museum Ngebung, Museum Bukuran dan Museum Manyarejo- pun banyak orang yang belum paham.
“Dengan Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Kalijambe, kami berharap dapat meningkatkan Perekonomian melalui Sektor Kepariwisataan. Ini merupakan sesuatu yang luar biasa buat kami.” Pungkasnya.( Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
