Pangkah-Inspirasiline.com, Balamoa, nama sebuah desa di wilayah Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal yang letaknya sangat strategis menuju ke berbagai wilayah lainnya di Kabupaten maupun kota Tegal.
Perempatan Balamoa menjadi ikon nama Desa Balamoa karena di sekitar perempatan Balamoa menjadi pusat perputaran perekonomian bagi penduduk sekitar, karena posisinya yang strategis, malah sederetan warung sate kambing yang di sekitar perempatan Balamoa sudah di kenal sejak dulu.
Namun sayang, ditengah hiruk pikuknya transaksi perdagangan dari semua komoditas dan kepulan asap bakaran sate kambing, masyarakat selalu disuguhi onggokan sampah di pinggir jalan yang menumpuk apa lagi kalau pas musim hujan baunya menyengat. Tetapi kondisi semacam ini tidak ada upaya dari pihak terkait.
Lalu sejauh mana tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang menangani Persoalan sampah di Kabupaten Tegal terutama soal TPS Pasar Balamoa.
Kepala DLH melalui. Kepala Bidang Persampahan Eko.S, soal TPS Pasar Balamoa menurutnya bukan wewenangnya.
” tugas kami mengangkut sampah yang ada di tps tersebut .” Jelas Eko
Bahkan pengajuan Eko sudah berkali kali mengingatkan ke pihak pasar supaya sama-sama menjaga kebersihan sampah di tempat tersebut.
” kami sering mengingatkan, karena banyak sampah yang berserakan di jalan atau di luar TPS .” Ujar Eko
Eko mengatakan, pihak DLH sering disalahkan,, padahal tps tersebut, wewenang pasar yang harus menjaga. Dia juga paling tidak dikasih pagar supaya sampah tidak meluber ke jalan
Eko mengatakan, karena letak tps yang strategis di pinggir jalan raya, warga juga banyak yang ikut buang sampah di TPS tersebut.
” Dia lewat naik motor, sampai TPS dia langsung main lempar kresek sampah.” Jelas Eko,
Menurut Eko, Kalau hanya sampah dari pasar saja.mungkin cukup satu rit /hari, , tapi karena banyak warga yang ikut membuang di tempat tersebut, akhirnya harus menarik dua kali.
” saya mengharapkan, pihak pasar bareng-bareng menjaga supaya sampah tidak berserakan di jalan,” pungkas Eko.
Kepela UPTD Pasar Balamoa.Pangkah Kabupaten Tegal Suwarno, saat dimintai komentarnya tidak ada ditempat. Handani salah seorang pegawai pasar Balamoa Hamdani mengatakan, padahal kalau hanya sampah pasar sedikit paling sekitar grobag, justru orang luar yang membuangnya sembarangan . ” Pernah dikasih pagar seng , tapi tidak lama sengnya pada hilang, setinggi langit langit sekalipun pagarnya kalau warganya tidak sadar ya sama saja .” Ungkap Handani (Biet)
