Slawi-Inspirasiline.com. Sejumlah Kamar Penghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Slawi di geledah oleh tim gabungan yang terdiri dari jajaran kepolisian, anggota TNI Kodim 0712/Tegal, Tim dari BNN dan pegawai lapas Slawi. Sebelum kamar di geledah, para warga binaan disuruh keluar dari kamar dengan kawalan ketat petugas.
Selanjutnya petugas dengan teliti memeriksa semua benda yang ada di dalam kamar. Operasi gabungan dilakukan pada hari Kamis 9 Nopember 2023 dimulai sekitar pukul 20 WIB.


Pada kesempatan itu petugas secara acak melakukan tes urin kepada warga binaan, apakah mereka terindikasi menggunakan narkoba atau tidak.
Dari 412 penghuni lapas Slawi secara acak yang telah diambil urinya sebanyak enam puluh empat warga binaan hasilnya semua negatif.
Kepala Lapas Kelas II B Slawi – Kab.Tegal Karyono menjelaskan, kegiatan operasi ini kerja sama dengan TNI/Polri dan BNN Kota Tegal bertujuan agar lapas Slawi khususnya bebas dari peredaran narkoba terutama jelang Pemilu 2024.

Dalam razia tersebut petugas mengambil sampel urin sebanyak 64 orang secara acak dari masing -masing kamar dan setelah di tes hasilnya semuanya negatif.
” dari hasil tes urin tersebut semuanya negatif, tidak ada indikasi yang menggunakan obat obatan terlarang. ” Jelas Karyono kepada media.
Sedangkan dari hasil penggeledahan di dalam kamar petugas mengamankan sejumlah benda diantaranya pisau rakitan yang dari garpu, kaleng bekas paku dan kawat yang kalau dibiarkan bisa mengganggu ketertiban.
Dijelaskan oleh Karyono, untuk mengantisipasi masuknya obat obatan terlarang ke dalam lapas Lapas Slawi melakukan cegah tangkal, selain pemeriksaan secara reguler disekitar lapas juga melakukan pemeriksaan semua paket kiriman terutama pada kiriman makanan, kemudian pemeriksaan setiap blok hunian.
” sebelum barang masuk ke dalam lapas, petugas secara intensif memeriksa barang kiriman baik bawaan keluarga atau dari manapun semuanya di geledah, ” papar Karyono.
Dijelaskan pula oleh Karyono, Lapas Kelas II B Slawi Kabupaten Tegal saat ini dihuni oleh 412 warga binaan dan 30 diantaranya kasus narkoba.
Dalam kesempatan yang sama Kepala BNN Tegal Sudirman menyampaikan terimakasih kepada jajaran TNI/Polri dan Lapas Slawi yang telah bersinergi dalam memberantas narkoba.
” kerjasama ini menunjukan keseriusan kita dalam rangka memberantas peredaran narkoba di dalam lapas ataupun diluar, dan ini terbukti bahwa kasus narkoba di wilayah Tegal semakin menurun.” Jelas Sudirman. Sudirman berharap kerjasama ini terus berlanjut untuk menciptakan lapas bersih dari narkoba. (Biet)

pharmacie en ligne sans ordonnance: Medicaments en ligne livres en 24h – pharmacie en ligne sans ordonnance