Ketua PGRI Kota Tegal : Nasib Guru honorer Harus Di Perjuangkan

NEWS

Tegal-Inspirasiline.com. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tegal mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT PGRI Ke-78 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2023.

Kegiatan dimulai sejak 13 Nopember 2023 dengan lomba futsal antar SD yang diikuti oleh 32 tim dan telah berlangsung dengan lancar dan meriah.

” Alhamdulillah berjalan lancar dan meriah” Demikian tutur Ketua PGRI Kota Tegal Kadarisman Sabtu (18)11/2023) di GOR Wisanggeni Kota Tegal.

Lomba lainnya yaitu: tennis meja, Bolla volli, bulu tangkis antar pelajar dan tennis lapangan yang diikuti anggota PGRI.

Di temui Sabtu (18//11/2023) pada acara senam sehat bersama anggota PGRI kota Tegal di GOR Wisanggeni Tegal, Kadarisman mengatakan selain lomba dan senam bersama juga diserahkan santunan ke sejumlah anggota yang kurang mampu.

Peserta senam juga mendapat kupon undian dengan berbagai hadiah dari para donatur, serta kerjasama dengan PMI Kota Tegal melakukan donor darah, tercatat dalam kegiatan donor darah ada 35 pendonor.

Tema hari ulang tahun PGRI tahun 2023 adakah ” Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju. ” Dengan tema tersebut harapannya bisa memacu guru lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugasnya.

Kegiatan lainnya adalah lomba penulisan bagi guru dan academy training menggunakan IT, yang diikuti 82 peserta dan besok Senin 20/11 final lomba nyanyi solo putra dan putri di SMA Negeri 2 Tegal.

Sedangkan puncak kegiatan akan diadakan tasyakuran di gedung PGRI Kota Tegal, Jl Banyuwangi Sumurpanggang pada 24/11/2023 yang akan dihadiri walikota dan anggota Forkopinda.

Selaku ketua PGRI Kota Tegal Kadarisman yang kesehariannya mengajar di SMK Negeri 3 Kota Tegal, mengajak kepada pengurus dan anggota PGRI, supaya tetap solid dan menjaga kebersamaan.

baca juga:  Warga Tegal Berdesakan Ngantri Sembako

” kalau kita solid dan kompak dalam menjaga kebersamaan, maka apa yang menjadi program bisa terwujud.” jelasnya.

Disinggung soal nasib guru honorer, kata Darisman di Kota Tegal sudah tidak ada karena sudah diangkat baik lewat tes maupun PPPK, namun menurutnya, meski tahun ini sudah diangkat semua, tapi tidak menutup kemungkinan setiap tahun akan ada lagi, untuk mengganti guru yang pensiun.

” kami selalu berkoordinasi dengan Kadisdik dalam penyelesaian guru honorer, supaya nasib mereka diperjuangkan .” pungkas Kadarisman. (Biet)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *