Sragen-Inspirasiline.com. Masalah Keamanan Siber Seringkali Kurang Mendapatkan Perhatian bahkan Kadang berada di Urutan Paling Akhir dalam daftar hal-hal yang dianggap Penting. Jika tidak mengganggu Performa Sistem, maka masalah Keamanan Sistem Seringkali tidak begitu diutamakan. Keberadaan Internet telah Menciptakan Suatu Revolusi Tersendiri di berbagai Sektor.
Dalam Era dimana Teknologi Informasi juga telah menjadi bagian Tak Terpisahkan dari Kehidupan Kita sehari-hari, Keamanan Siber telah menjadi Salah Satu Prioritas Utama bagi Pemerintah dan Masyarakat. Ancaman Serangan Siber Semakin Kompleks dan Beragam, Mengakibatkan Kerugian Finansial, Pencurian Data Pribadi, Gangguan Layanan Publik, dan bahkan Ancaman terhadap Kestabilan Nasional.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sragen bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Me-launching Tanggap Insiden Siber pada Instansi Pemerintah Daerah atau yang biasa disebut Computer Security Incident Response Team (CSIRT), Selasa (28/11/2023), di Aula Sukowati Sekretariat Daerah (Setda) Sragen.
Layanan CSIRT yang dilaunching oleh Plt Kepala Diskominfo Sragen, Dwiyanto, yang menghadirkan Pembicara dari Perwakilan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah, Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Lukman Nul Hakim dan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sragen, Mujib Syaris. Sementara sebagai Peserta, dari Agen Siber SragenKab-CSIRT Pemkab Sragen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Sragen, Dwiyanto Menyampaikan di Era Digital saat ini, Keamanan Data Siber telah Menjadi Prioritas yang tidak bisa diabaikan. Melihat berbagai Serangan dan Ancaman terhadap Keamanan Data yang bisa Mengancam Stabilitas dan Keberlanjutan Pemerintahan, Bisnis, dan Masyarakat.
Hal ini Membutuhkan Respons yang Cepat, Tanggap, dan Efektif untuk Melindungi Data dari Potensi Serangan dan Juga Mengurangi Dampak yang ditimbulkan oleh Insiden Keamanan.
“Dalam hal ini, Badan Siber dan Sandi Negara bekerja sama dengan Pemkab Sragen melalui Dinas Kominfo dan telah membuat Tim dengan Kominfo untuk Menanggulangi Cyber Website di Pemkab Sragen. Melalui CSIRT, kita akan memiliki Mekanisme yang jelas dan Terstruktur untuk Merespons Insiden Keamanan Data,” Jelasnya.
Sementara Kabid Infrastruktur Teknologi Informasi dan Persandian, Fajar Adhi Nugroho, Mengatakan SragenKab-CSIRT diperuntukkan Pemkab Sragen, Tim didalamnya tidak hanya dari Diskominfo tetapi juga ada yang dari luar Diskominfo.
“CSIRT kita terdiri dari beberapa Personil diluar Diskominfo yang mempunyai Kemampuan di Bidang Keamanan Informasi lebih dibandingkan yang lain. Jadi memang CSIRT ini Timnya bukan Khusus di Diskominfo,” Jelasnya.
Lebih lanjut, Fahar Adhi Nugroho Menjelaskan Tugas Utama dari SragenKab-CSIRT ini, apabila terdapat Insiden harus Respon Cepat yang Mana Penanganannya Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)
Selain itu, Hotline untuk Penanganan Khusus IT juga sudah in disiapkan, termasuk Pelaporan yang melalui Aplikasi Si-Manja (Sistem Informasi Manajemen Jaringan Kominfo) yang sudah Terintegrasi.
“Ketika ada Insiden-Insiden yang Membahayakan Database atau Data-Data Penting, Tim Merespon Cepat dengan Penanganannya yang Sesuai SOP. Karena selama ini Kita Kadang Masih Bingung, Penanganannya tidak Sistematis,” Ujarnya.
Dengan diluncurkannya SragenKab-CSIRT juga sebagai Wujud Implementasi UU Pelindungan Data Pribadi, dimana Perlindungan Terhadap Keamanan Data Pribadi Penting Dalam Mencegah Kejahatan Siber. Fajar Adhi Nugroho Berharap Penanganan Insiden Siber bisa lebih Sistematis, Efisien dan Efektif, serta Memudahkan Pengguna.
“Setelah Launching harapannya tidak ada Insiden. Kalaupun ada ketika ada Insiden-Insiden yang membahayakan Database atau Data-Data Penting, Tim Merespon Cepat dengan Penanganannya yang Sesuai SOP. Karena selama ini Kita Kadang Masih Bingung, Penanganannya tidak Sistematis,” Harapnya. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
