Sragen-Inspirasiline.com. Untuk Mencapai Pemenuhan Target Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2023 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, DInas Kominfo Kabupaten Sragen melaksanakan Rapat Koordinasi Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dalam Rangka Penguatan Indeks SPBE Kabupaten Sragen Diselenggarakan Kamis (30/11/2023) di Ruang Opp Room Komplek Sekretariat Daerah (Setda) Sragen.
Rakor yang menggandeng Dewan TIK Kabupaten Sragen dilakukan sebagai Persiapan Pelaksanaan Penilaian Visitasi Evaluasi SPBE Tahun 2023 oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PAN-RB) yang diharapkan dapat mengoptimalkan Capaian SPBE Kabupaten Sragen.
Pemkab Sragen Optimis bisa Meraih Penilaian SPBE dengan Capaian Angka 3,5 yang sebelumnya Capaian Indek di Tahun 2022 Mencapai Angka 3,12 dengan Indikator Baik.
Hadir pada kesempatan itu seluruh Tim Dewan TIK Kabupaten Sragen, dengan Menghadirkan Dua Narasumber yakni Nanang Ruswiyanto (Assesor Evaluator SPBE serta Akademisi dari UGM Yogyakarta) dan Ardyanta Yoga Utama (Diskominfo Provinsi Jawa Tengah).
Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Sragen Aris Munandar Mengatakan Kehadiran Tim Dewan TIK Kabupaten Sragen Dianggap Aktif dan Berkontribusi pada Penyelenggaraan Smart City Maupun SPBE di Dinas Kominfo Kabupaten Sragen.
“Mohon Dukungannya Tanggal 5 Desember Mendatang akan dilaksanakan Visitasi dengan beberapa Assessor. Yang bertugas sebagai Operator diharapkan bisa Hadir dan Mempersiapkan Data Dukung dan Aplikasi yang ditunjukkan pada Institusinya masing-masing.” Ungkapnya.
Aris Munandar Menerangkan SPBE merupakan sebuah Kebijakan yang dilakukan secara berkesinambungan yang artinya Dinas Kominfo mengupayakan Anggaran, Regulasi dan Kebijakan-Kebijakan. Untuk itu Aris Munandar Minta Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Memanfaatkan SPBE Secara Optimal dan bersiap dalam Penilaian.
SPBE akan Di Evaluasi untuk memperoleh Informasi melalui Hasil Penilaian Mandiri oleh Satuan Kerja. Dengan Tujuan untuk Mengukur Tingkat Kematangan Penerapan SPBE pada masing-masing Satuan Kerja (Satker) Melalui Proses Verfikasi dan Klarifikasi Informasi.
Kali ini Dinas Kominfo menghadirkan Dua Narasumber dan Berharap Seluruh Tim mendapatkan Wawasan yang Seragam, sehingga SPBE Sragen lebih Maju, Berkelanjutan dan Berdampak pada Indikator Kerja Utama (IKU) dan Seluruh Persyaratan dapat Terpenuhi dan Tercapai sebelum waktunya.
Sementara Ardyanta Yoga Utama Narasumber dari Dinas Kominfo Proinsi Jawa Tengah Menyampaikan SPBE bukan hanya Tugas dari Dinas Kominfo melainkan Tugas bersama. SPBE bukan hanya Pengembangan Aplikasi maupun Di Gitalisasi Layanan Publik namun Kemanfaatannya Kepada Masyarakat akan menjadi lebih Mudah dan Efiasien.
Untuk Menciptakan Layanan Mudah yang dapat digunakan oleh Masyarakat diperlukan Satu Aplikasi yang Terintergrasi atau Pembuatan Portal yang Cukup Satu namun terdapat Beberapa Layanan yang dapat diakses melalui Arsitektur SPBE.
Selanjutnya, Nanang Ruswiyanto (Assessor dan Evaluator SPBE) Mengatakan SPBE jangan disikapi sebagai sebuah Tujuan tetapi jadikan sebuah Alat untuk dijadikan sebuah Sistem Pemerintahan yang Terpadu dan Berkelanjutan.
Penguatan SPBE di Daerah lebih Dominan pada sebuah Komitmen mulai dari Top Manejemen sampai dengan Eksekutor Para Pelaksana. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
