Sragen-Inspirasiline.com. Sebagai Wujud Rasa Syukur Atas Capaian Penghargaan Swasti Saba Kategori Wiwerda Tahun 2023, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Menggelar Rapat Koordinasi Tim Kabupaten Sehat Sekaligus Tasyakuran di Aula Sambiloto DKK, Jumat (1/12/2023).
“Tanggal 28 November lalu, Kami Diundang Ke Jakarta untuk Menerima Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat. Alhamdullilah Tahun 2023 Kabupaten Sragen Meraih Penghargaan Swasti Saba yaitu Sebuah Penghargaan Sebagai Kabupaten Sehat dengan Kategori Wiwerda.” Ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen dr. Udayanti Proborini.M.Kes Saat Mengawali Sambutan.
Dituturkannya, Penghargaan Swasti Saba tersebut Memiliki Tiga Kategori yaitu Wistara, Wiwerda dan Padapa. Tahun 2023 Kabupaten Sragen Memperoleh Swasti Saba Kategori Wiwerda dari Kementrian Kesehatan RI karena Dinilai Berhasil Dalam Melaksanakan Program Kabupaten Sehat.
“Karena Penilaian yang dilakukan oleh Kemendagri dan Kemenkes dilakukan Dua Tahun Sekali maka Kedepan dr. Proborini Udayanti,M.Kes Berharap di Tahun 2025 Kabupaten Sragen bisa Meraih lebih baik lagi yaitu Mencapai Kategori Wistara.” Ungkapnya.
dr. Proborini Udayanti, M,Kes Menyebutkan jika Capaian Prestasi tersebut merupakan Hasil Kinerja bersama melalui Perangkat Daerah masing-masing dengan terlibat Secara Aktif untuk Menyelesaikan Kelengkapan Tatanan Penilaian Pengisian Indikator-Indikator dalam Sembilan Tatanan Penilaian oleh Kemendagri dan Kemenkes.
“Terimakasih Atas Kerjasama dan Dukungan yang telah diberikan sehingga kita bisa meraih Pencapaian ini. Dan Saya Mohon Kerjasama ini terus Berlanjut agar Kita bisa Meraih yang lebih Baik lagi di Tahun 2025.”Imbuhnya.
Sementara Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati Menyatakan Tahun 2009 Kabupaten Sragen Pernah Menerima Penghargaan Swasti Saba Kategori Padapa. Kemudian Tahun 2021 hanya menjadi Peserta Verifikasi Swasti Saba Tingkat Pusat dan Belum mendapatkan Predikat apapun.
“Alhamdullilah Tahun 2023 Kabupaten Sragen Menorehkan Prestasi dengan Mendapatkan Penghargaan Swasti Saba Kategori Wiwerda. Seluruh Provinsi, Kabupaten/Kota dipacu untuk Ikut Berkompetisi dan Berinovasi. Ada Kabupaten Sehat, Kota Layak Anak dan Kategori lain. Kategori-Kategori tersebut Merupakan Pengakuan Atas Eksistensi dan Evaluasi Kinerja yang telah dilakukan.” Ungkapnya.
Untuk itu, Tahun 2023 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen Sangat Concern dengan Program Kabupaten Sehat. Penilaian Kabupaten sehat dimulai Tahun 2022-2023, dan Kedepan Pihaknya segera mempersiapkan Penilaian untuk Tahun 2024 yang akan dimulai sepanjang Tahun 2024.
Yang menjadi Kendala saat ini adalah Forum Kabupaten Sehat belum memiliki Ketua mengingat Ketua Forum ini tidak bisa diisi oleh Abdi Sipil Negara (ASN) Aktif. Sehingga masih mencari Tokoh Masyarakat yang Peduli terhadap Kabupaten Sragen.
“Saat itu Pak Zubaidi telah bersedia menjadi Ketua Forum Kabupaten Sehat. Namun setelah berjalan Enam Bulan beliau mengundurkan diri karena banyak kegiatan dengan menyerahkan Surat Pengunduran diri. Otomatis kita harus mencari Gantinya. Tidak perlu dari Institusi Kesehatan siapapun yang Peduli terhadap Kesehatan bisa menjadi Ketua Forum Kabupaten Sehat. Untuk itu Saya Minta masukan dan sarannya.” Urainya.
Dengan Pencapaian tersebut Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Mengapresiasi yang Setinggi-tinggi Atas Usaha dan Gotong Royong seluruh Pihak sehingga Penghargaan ini bisa Diraih. Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati Memotivasi Kepada Seluruh Forum Kabupaten Sehat dan Tim Teknis serta Perangkat Daerah untuk Mewujudkan Kembali Kabupaten Sehat pada Tahun yang akan datang. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
