Slawi-Inspirasiline.com. Jangan pernah ragu untuk berbuat baik karena kesempatan berbuat baik itu bisa jadi tidak datang dua kali Tidak ada satu kebaikan sekecil apapun yang sia-sia karena kita juga tidak pernah tahu kebaikan mana yang akan mengantarkan kita masuk ke pintu surga.
Demikian sambutan Bupati Tegal Umi Azizah di depan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Yusuf Kala selaku Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) pada acara Hari Relawan PMI yang dipusatkan di Kabupaten Tegal Selasa 26/12/2023.

Acara berlangsung di pendopo Kabupaten Tegal di hadiri oleh pengurus PMI Provinsi dan Daerah, para relawan PMI dan undangan lain. Dalam kesempatan itu Bupati juga mengenalkan potensi daerahnya terutama wisata dan kuliner yang ada di Tegal.
Umi juga menyampaikan terimakasih atas kehadiran ketua umum PMI Yusuf Kala dan para relawan
” saya sampaikan terimakasih kepada para relawan atas darma baktinya dalam setiap kebencanaan dalam menolong mereka tidak ada sedikitpun menyombongkan diri tetapi apa yang di lakukan di dasari dengan ke ihklasan.” pungkas Bupati.

Ketua Umum PMI Yusuf Kala dalam sambutanya mengatakan, selama masyarakat mengenal relawan PMI membantu apa bila ada bencana, padahal lebih dari itu yaitu memberikan contoh menunjukan ketrampilan bagaimana cara hidup sehat dan membantu memberikan penjelasan dan penerangan hidup sehat.
“Selanjutnya dikatakan oleh Yusuf Kala, bahwa sekarang dunia lagi khawatir akan bencana iklim yang sudah terjadi musim hujan tapi kering kadang-kadang juga musim kering tapi hujan di Eropa dingin di Asia juga dingin panas berlebihan semua itu karena lingkungan. Mengatasi hal itu maka palang merah Indonesia melakukan penanaman pohon yang dilakukan oleh empat ratus ribu jumlah relawan PMI di Indonesia dan setiap relawan wajib menanam 10 pohon sehingga setiap tahun tertanam 4 juta pohon.”

” dan ini sudah kami kondisikan dengan kementrian lingkungan hidup.” jelas Yusuf kala kepada media.
Dalam setiap terjadi kebencanaan yang dibutuhkan adalah kecepatan pertolongan itu sebabnya ketika ada kejadian kebencanaan relawan PMI harus selalu ada ditengah masyarakat yang sedang butuh pertolongan.
” dimanapun bencana itu terjadi relawan palang merah harus ada karena saat terjadi bencana, adalah masa-masa yang perlu mendapat bantuan segera’
Itu sebabnya pembekalan ketrampilan peralatan bagi relawan harus ditingkatkan.” jelas Yusuf kala.
Dikatakan, menghadapi musim kekeringan tahun ini PMI telah mengarahkan sejumlah mobil tangki air yang dioperasikan untuk membantu masyarakat selama 3 bulan terakhir. Bahkan sampai sekarang masih berjalan.
Ketua Umum PMI Yusuf kala menjelaskan soal dipilihnya Tegal sebagai pusat peringatan Hari Relawan PMI karena selama ini dipandang oleh pusat, PMI Kabupaten Tegal selama ini kiprahnya sangat baik dan banyak kegiatan dibanding daerah lain.
Pada acara itu juga diserahkan. Sejumlah penghargaan baik kepada Provinsi maupun daerah dalam memajukan kegiatan PMI dan penghargaan kepada pendonor aktif.
Selesai acara, Yusuf kala didampingi Bupati Tegal berjalan kaki menuju markas PMI yang lokasinya tidak jauh dari pendopo. Yusuf kala memberi apresiasi kepada pengurus PMI Kabupaten Tegal atas segala kegiatan kemanusiaan yang dilakukan sehingga keberadaan PMI dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama juga telah di launching Buku Pedoman Manajemen Relawan PMI, karena buku pedoman yang di susun tahun 2012 banyak yang kurang relevan dalam era digitalisasi sekarang. Selesai acara, rombongan dan relawan PMI menuju kawasan wisata Guci melakukan penanaman pohon dan pengiriman air bersih ke Desa Sesepan Kabupaten Tegal yang di lepas oleh Ketum PMI Yusuf kala.
Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo menjelaskan selama ini apa yang dilakukan oleh PMI Kabupaten Tegal selalu dilaporkan ke PMI pusat sehingga pusat pun memperhatikan kita yang akhirnya pada hari relawan PMI tahun 2023 kami dapat sampur sebagai tuan rumah.
Iman juga mengatakan hubungan antara relawan PMI kabupaten Tegal yang jumlahnya sekitar 400 anggota dengan pengurus PMI hubungannya sudah seperti saudara. ” kita selaku terbuka sehingga tidak ada gep,” kata Iman Sisworo yang sudah dua periode menjabat Ketua PMI Kabupaten Tega (Biet)
