Meriah, Pemkab Gelar Boyong Grobog Peringati Hari Jadi Grobogan Ke 298

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com.  Peringatan Hari Jadi Grobogan ke 298 yang jatuh pada tanggal 4 Maret 2024 merupakan acara rutin tahunan Pemkab dan belum lengkap rasanya kalau tak melakukan ritual Boyong Grobog yang merupakan bagian dari sejarah penting awal  terbentuknya Kabupaten terluas nomor dua di Jateng ini.
Bupati dan Wakil Bupati Grobogan bersama forkompinda melakukan acara boyong Grobog dari Kantor Kelurahan Grobogan yang dulunya sebagai pusat pemerintahan Kabupaten menuju ke kota Purwodadi Kecamatan Purwodadi Grobogan sebagai  proses dipindahkannya ibukota Grobogan dari tempat semula yakni di Kelurahan Grobogan ke ibukota Kabupaten Grobogan, yakni kota Purwodadi, pada Minggu (3/3/2024).

Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH., MM yang memakai pakaian kebaya warna merah dan kain jarik bersama keluarga, Wakil Bupati dr. Bambang Pujiyanto, MKes bersama keluarga berseragam kejawen warna merah, Ketua DPRD Agus Siswanto beserta istri, sedangkan Dandim Letkol Arh Muda Setyawan dan Kapolres AKBP Dr. Dedy Anung Setyawan, SIK., MSi selku patih dalam prosesi itu naik kuda, Kajari Iqbal, SH., MH,  semua beserta istri dengan pakaian adat Jawa warna merah.

Prosesi tersebut diawali dengan penyerahan pusaka Kyai Sengkelat dari Kepala Kelurahan Grobogan Sri Suwarniningsih kepada Bupati Grobogan, dan pataka kepada Wakil Bupati.

Dandim 0717 Letkol Arh Muda Setyawan ( kiri)dan Kspolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan ( kanan) Sebagai Patih pengawal Grobog menaiki kuda menuju kota Purwodadi.

Setelah adanya perintah dari Bupati Grobogan untuk memindahkan dan memboyong pusaka yang ada dalam peti kayu ( grobog), kemudian Bupati, Wakil Bupati dengan diiringi 50 prajurit Kraton Surakarya dan 50 gadis Sekar Kedaton meninggalkan kantor kelurahan Grobogan menuju kota Purwodadi yang berjarak 6 kilometer. Dalam iring iringan grobog tersebut, sejumlah punakawan berjalan dimuka kedua patih itu. Para punakaean tersebut diperagakan oleh anggota Kodim 0717 dan Polres Grobogan diantaranya Wakapolres Kompol Gali, Kasatreskrim AKP Agung Joko, Kasat Lantas AKP Tejo Suwarno, Kasat intel AKP Joko Susilo, Kasat Binmas AKP Abbas, Kasat Samapta AKP Daryanto, Kabaglog Kompol Basirun dan beberapa anggota Kodim 0717.

baca juga:  Kunjungi Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ma'alim Kota Tegal, Ini Imbauan Polres Tegal Kota

Keberangkatan Grobog menuju kota Purwodadi, ditandai pemukulan gong oleh Bupati dan rebutan gunungan berisi hasil panen petani di wilayah tersebut.

Saat prosesi perjalanan menuju kota Purwodadi sejauh 6 kilometer itu, masyarakat dan anak sekolah yang dilalui prosesi itu berdiri berjajar disepanjang jalan menyambut rombongan Bupati dan Wakil Bupati. Tak ketinggalan pula para Canat dan istri, serta para Kades dan istri menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati, saat memasuki kota Purwodadi.

Para punakawan diawaki oleh anggota Polres Grobogan dan Kodim 0717

Setibanya di kota Purwodadi, grobog tersebut dibawa langsung menuju pendopo Kabupaten dan diterima oleh Sekda Grobogan Anang Armunanto yang selanjutnya grobog, keris Kyai Sengkelat dan pataka diterima dan kemudian di semayamkan.

Setelah menyemayamkan grobog beserta pusaka tersebut selanjurnya Bupati,  Wakil Bupati, Forkompinda, Kepala OPD, para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Grobogan mengikuti acara potong tumpeng.

Dalam acara tumpeng itu, Panitia menyediakan 310 tumpeng dan 21 gunungan berisi hasil panen petani Grobogan yang akan diperebutkan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Grobogan menyampaikan ucapan syukur kepada Allah Swt bahwasannya Kabupaten Grobogan dijauhkan dari penyakit dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Grobogan atas partisipasinya dalam membangun Grobogan lebih baik.

“Kami berterima kasih sekali kepada seluruh masyarakat Grobogan atas partisipasinya sehingga pembangunan di Grobogan menjadi lebih baik.” ucap Bupati Sri Sumarni.

Kedepan, Bupati meminta masyarakat Grobogan agar selalu bisa bahu membahu bergotong royong demi kemajuan Kabupaten Grobogan.

Usai sambutan, Bupati dan Wakil Bupati memotong tumpeng dan selanjutnya gunungan yang sudah siap itu diperebutkan untuk warga Grobogan dilakukan.

Dalam acara boyong grobog ini Panitia menyediakan 21 gunungan yang berasal dari 19 Kecamatan di Grobogan ditambah 2 OPD dan kan diperebutkan masyarakat serta 310 tumpeng makanan yang berasal dari 273 desa dan 7 kelurahan serta 30 OPD.

baca juga:  Pemkab Sukoharjo Kembali Raih Penghargaan Top 45 KIPP

Sebagai puncak acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke 298 adalah Upacara pada hari Senin (4/3/24) di alun-alun Purwodadi.

Kegiatan dalam rangka Ultah hari jadi Grobogan ke 298 ini akan terus berlangsung hingga 10 Maret mendatang (sebelum puasa) dan ditutup pada 21 April ( sesudah Lebaran) dengan konser gempur rokok illegal.

Suwardi (50) warga Kalongan yang sempat menyaksikan prosesi boyong grobog ini mengaku bangga dengan acara ini karena mampu menggugah semangat untuk lebih mencintai Grobogan.” Terus terang acara boyong grobog ini mampu meningkatkan semangat kami untuk lebih mencintai Grobogan” ucapnya, didampingi Anto dan Edi warga Kalongan juga. (jkwi)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *