Kramat-Inspirasiline.com. Warga Kabupaten Tegal yang berada di tigal wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Kramat, Suradadi dan Warureja merasa kesulitan untuk mendapatkan air minum.
Menyusul aturan yang di buat oleh pimpinan cabang Perumda Air Minum Cabang Mejasem Barat Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal yang dirasa sangat memberatkan warga yang ingin memasang sambungan instalasi air minum (ledeng).
Sebagaimana yang dialami oleh salah satu warga Desa Mejasem Barat ketika berniat memasang sambungan air PDAM diharuskan memasang atau membuat tandon air bawah tanah.
Kebijakan tersebut sangat membebani bagi para calon Pelanggan PDAM karena harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk memasang tandon bawah tanah.
“ini sangat membebani warga apa lagi dalam situasi ekonomi sekarang ini, masa mau pasang ledeng diharuskan pasang tandon bawah tanah ini sangat memberatkan apa lagi bagi masyarakat yang penghasilannya pas pasan.” jelas seorang warga.
“Kalau persoalan nanti pada akhirnya air keluarnya tidak lamcar dan sebagainya, itu persoalan nanti yang penting hak konsumen dipenuhi toh nyatanya sampai sekarang air ledeng di wilayah Mejasem Barat tetap lamcar tidak ada masalah.” ungkap salah satu warga.
Kepala Cabang PDAM Mejasem Barat Tedi saat dimintai penjelasan soal hal tersebut mengatakan bahwa aturan tersebut bagian dari solusi.
Karena debit air yang kami terima juga sudah tidak mencukupi untuk memenuhi calon pelanggan baru.
” jadi ditemukan lah solusi bagi semua pelanggan baru harus memasang tandon untuk semua pelanggan.’ jelas Tedi melalui pesan washap Rabu (5/3/2025). (Biet)
