Sragen-Inspirasiline.com. Sebanyak 892 Jamaah Calon Haji Asal Kabupaten Sragen Termasuk Bupati Sragen, Sigit Pamungkas Dan Sang Istri, Linda Sigit Pamungkas Akan Diberangkatkan Ke Tanah Suci Tahun 2025 Ini. Semua Jamaah Hadir Pada Acara Pamitan Jamaah Calon Haji Yang Digelar Di Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa (6/5/2025).
Keberangkatan 892 Jamaah itu, dibagi menjadi 3 Kloter, yaitu Kloter 59 sebanyak 355 Jamaah, Kloter 60 dengan 356 Jamaah, dan Kloter 61 ada 181 Jamaah. Kloter Ketiga ini, akan masuk Di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Mulai 18 Mei-19 Mei Mendatang.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sragen, Ihsan Muhadi menjelaskan sebanyak 892 Orang Calon Haji Berpamitan dan Pemberangkatan Ke Tanah Suci Mekkah. Ada Tiga Kloter yang Berangkat Pada 18-19 Mei 2025.
“Kloter 59 ada 355 Orang Calon Haji yang masuk ke Embarkasi Haji Solo Pada Pukul 19.00 WIB Sehingga Berangkat Dari Pendopo Sumonegaran Pada Pukul 18.00 WIB. Sedangkan Bupati Sigit Pamungkas Bersama Istri masuk Di Kloter 59 yang Rencana berangkat Pada 18 Mei 2025,” Jelasnya.
Sementara untuk Kloter 60 akan masuk Embarkasi Pada 19 Mei 2025 Pukul 06.00 WIB sehingga Berangkat dari Pendopo Pukul 05.00 WIB. Kloter terakhir, 61, ada 181 Jamaah Calon Haji Pada 19 Mei 2025 Masuk Embarkasi 12.00 WIB sehingga berangkat dari Pendopo Pukul 10.00 WIB
“Dari 892 Orang Calon Haji Itu Dominan Ibu-Ibu sebanyak 479 Orang dan Laki-Laki 413 Orang. Yang paling Tua Atas Nama Wagiyem, 89 Tahun, Warga Totoreji, Desa Kedungpit, Sragen, dan Calon Haji Terima Atas Nama Fikri Ahmad Imanudin, 18 Tahun, Warga Jatisari, Kalijambe, Sragen,” Lanjutnya.
Sebagai Salah Satu Jamaah Calon Haji yang juga diangkat pada Tahun ini, Bupati Sigit Pamungkas mengakui Haji itu Ibadah yang memerlukan Fisik yang sehat dan kuat. Untuk itu, Ia mengingatkan Para Calon Haji untuk Mengantisipasi Cuaca Panas Selama Di Tanah Suci Agar Selalu Sehat dan Bisa Menjalankan Ibadah Haji Dengan Baik.
“Rukun Islam Kelima ini merupakan Ibadah yang memerlukan Pengorbanan dan Konsistensi bagi mereka yang melaksanakannya. Maka dari itu, sebelum berangkat mantapkan niat, semoga menjadi Haji Yang Mabrur,” Harap Bupati Sragen Sigit Pamungkas
Ia juga berpesan untuk Saling Bergotong Royong selama di Tanah Suci, terutama bagi Jemaah Muda Untuk Membantu Yang Sepuh (Tua-Red).
“Saya mengimbau Kepada yang muda untuk Gotong Royong di sana karena ada yang Sepuh. Maka kebersamaan itu penting sekali, meski hal kecil. Kadang-kadang tidak dikerjakan dalam manasik,” Pesannya.
Terpisah, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2MP) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen, Sri Subekti memberikan Tips Kepada Para Jamaah Calon Haji Yang Punya Risiko Tinggi Selama Berhaji, yakni Para Calon Haji Risiko Tinggi Menjaga Kesehatan, Minum Obat Rutin Yang Sudah dibawa, jangan sampai Kecapaian. Kalau sekiranya tidak kuat maka tidak dipaksakan.
“Misalnya tidak kuat ke Masjidil Haram ya Cukup Di Masjid terdekat atau Salat di Hotel. Pokoknya jangan sampai lelah karena Ibadah Haji itu Ibadah Fisik,” Jelas Sri Subekti.
Para Calon Haji juga dibekali Obat-Obatan dan Vitamin Dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen. Obat-Obatan itu diberikan secara Simbolis Jepada Tiga Orang Calon Haji. Penyerahan Obat-Obatan itu dilakukan Bupati Sragen Sigit Pamungkas dan Kepala Kemenag Sragen, Ihsan Muhadi. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
