Budidaya Burung Hantu Bantu Petani Atasi Hama Tikus

NEWS

Sukoharjo-Inspirasline.com. Kepolisian Sektor (Polsek) Gatak mendukung penuh pengembangan burung hantu atau Tyto alba sebagai predator alami hama tikus di wilayah Kecamatan Gatak. Dukungan ini diwujudkan dalam kegiatan gotong royong mendirikan rumah burung hantu (rubuha) bersama Pemerintah Desa Blimbing dan kelompok tani, Senin (19/5).

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo melalui Kapolsek Gatak AKP Hadi Sumaryono mengatakan bahwa pengembangan Tyto alba selaras dengan arahan Presiden RI saat kunjungan kerja di Majalengka, yang mendorong agar burung hantu dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan.

TNI-Polri-petani beramai-ramai membuat rubuha

“Sebagai aparat negara, kami wajib mendukung kebijakan pemerintah pusat maupun daerah. Pengembangan burung hantu ini adalah salah satu langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan, khususnya dalam pengendalian hama tikus secara alami,” ujar AKP Hadi Sumaryono.

Kegiatan pemasangan rubuha ini melibatkan sinergi antara kelompok tani, Pemerintah Desa Blimbing, serta dukungan dari Koramil 07/Gatak dan jajaran Polsek Gatak. Rumah burung hantu yang dipasang merupakan bantuan dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo.

Kepala Desa Blimbing, Suwarjo, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu petani untuk mengatasi hama tikus yang saat ini merajalela dimana-mana, dengan adanya budidaya burung hantu ini sangat membantu sekali kepada para petani. Semoga dengan kegiatan semaam ini petani akan nyaman dan bisa meningkatkan hasil pertaniannya. (Prie)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *