Sragen-Inspirasiline.com. Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sragen melangsungkan Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Digital Di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Sragen, Senin (13/10/2025). Kegiatan yang diikuti 65 Peserta Perwakilan Dari Berbagai Organisasi Wanita (ORWAN) Di Sragen ini menghadirkan Narasumber dari Dinas Komunikasi Dan Informatika (DISKOMINFO) Kabupaten Sragen untuk memberikan wawasan tentang literasi dan pemanfaatan teknologi di era digital.
Eni Pujiastuti dari Bidang Pendidikan GOW menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk menambah pemahaman Anggota tentang penggunaan teknologi digital, baik dalam proses pembelajaran maupun Administrasi Organisasi.
“Tujuan acara ini untuk memastikan Organisasi Wanita mampu mengelola data secara efektif dan memaksimalkan potensi teknologi untuk mencapai keberhasilan misi,” terangnya.
Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Sragen, Ny. Supami Suroto, dalam sambutannya menekankan bahwa literasi digital akan memberikan manfaat besar apabila diiringi dengan pemanfaatan teknologi yang bijak.
“Mari kita simak bersama agar informasi dan edukasi hari ini dapat kita sampaikan Kepada Rekan-Rekan Orwan kita, yang hari ini belum berkesempatan untuk hadir di tengah-tengah kita. Literasi teknologi akan sangat bermanfaat apabila diimbangi dengan penggunaan yang tepat dan benar,” pesannya.
Sebagai Narasumber utama, Kepala Bidang Pendayagunaan Teknologi Informasi Dan Statistik (PTIS) Diskominfo Sragen, Hartono, memaparkan materi tentang pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik digital pertama di lingkungan keluarga.
“Di masa serba digital, mereka yang menguasai teknologi adalah yang paling berdaya. Perempuan pun memiliki peran besar sebagai pendidik digital pertama di keluarga. Dengan memahami dan memanfaatkan teknologi dengan bijak, perempuan dapat ikut mendorong kesuksesan dan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.
Selain itu, Hartono juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak negatif dunia digital. Ia menyoroti berbagai ancaman yang muncul akibat penyalahgunaan teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi.
“Sekarang ini dunia digital menawarkan banyak kemudahan, tapi juga membawa risiko. Ada pornografi, penipuan, SARA dan yang paling sering kita jumpai adalah berita bohong atau hoaks. Saya berpesan kepada ibu-ibu, mari kita jadi penyaring informasi di keluarga — jangan mudah termakan isu, dan pastikan dulu kebenarannya sebelum dibagikan,” imbaunya.
Melalui kegiatan ini, GOW Sragen tidak hanya berupaya untuk meningkatkan kemampuan literasi digital para anggotanya, namun juga menjadi agen edukasi di lingkungannya masing-masing agar pemanfaatan teknologi dapat membawa kemaslahatan nyata bagi keluarga dan masyarakat. (Sugimin/17-Release Diskominfo Sragen)
