Grobogan-Inspirasiline.com. SMA Muhamadiyah Gubug Kab. Grobogan memperingati HUT nya ke 55 sangat meriah. Dalam memperingati itu pihak sekolah menggelar berbagai kesenian seperti tari gambyong, seni bela diri Tapak Suci, dan Sendratari Ramayana, serta Wayang Kulit.
Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB diawali dengan Tari Gambyong, dilanjutkan dengan atraksi seni bela diri Tapak Suci, kemudian diteruskan menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang dipandu Fatna, S.Pd guru setempat, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Gubug Wisnu Rijanto, ST dan acara puncak Sendratari Ramayana yang ditutup dengan pagelaran Wayang Kulit.

Meski sempat gerimis namun siswa – siswi SMA Muhammadiyah Gubug tersebut tetep semangat memberikan hiburan kepada para undangan yang hadir. Bahkan peran yang dimainkan para siswa siswi dalam adegan Sendratari Ramayana sempat memukau para penonton, decak kagum pun terlontar dari gumaman para undangan, tak jarang pula applaus tepuk tangan dari para hadirin meramaikan acara tersebut.
Salah seorang penonton Sarmadi warga Sumurgede, Kec. Godong mengaku kagum atas lkepiawaian para siswa -siswi yang memerankan lakon Sendratari Ramayana tersebut, selain didukung dengan lampuwarna warni menambah penampilan mereka nyaris sempurna terlebih upaya para pemain luar biasa meski gerimis hujan menambah suasana menjadi hidup.

“Ini penampilan yang luar biasa, meski grimis para siswa siswi tetep semangat dalam memainkan peran,” ujarnya.
Terpisah Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Gubug Wisnu Rijanto, ST mengatakan dalam rangka memperingati Milad ke 55 tahun ini SMA Muhammadiyah Gubug sudah memberikan berbagai kompetensi dan dedikasi kepada masyarakat & negara tidak hanya ilmu pengetahuan saja yangl diberikan kepada anak – anak tetapi juga diberikan kegiatan budaya, yang diwujudkan pada malam hari ini, yakni pergelaran Sendratari Ramayana dan Wayang Kulit yang semuanya diperankan oleh siswa siswi SMA Muhammadiyah Gubug.
“Selain pentas seni beberapa minggu yang lalu kami adakan kegiatan class meeting, bhakti masyarakat terutama kegiatan Hizbul Wathon dari kepanduan satuan pendidikan yang ada di Muhammadiyah,” katanya.
“Dan yang terakhir harapan kedepan kompetensi berbagai budaya kesenian yang ada d SMA Muhammadiyah Gubug berkembang dan diminati masyarakat sehingga masyarakat bisa berperan aktif atau menyekolahkan anaknya untuk kami bimbing dan kami didik,” tutupnya. (jk)
