Konsisten Berprestasi Nasional, Lazismu Sragen Perkuat Dampak ZIS Lewat Rakerda 2026

NEWS

Sragen-Inspirasiline.com. Lazismu Kabupaten Sragen kembali menorehkan prestasi Nasional berkat konsistensi kinerja dan capaian penghimpunan ZIS yang berdampak nyata bagi masyarakat, menjadikannya salah satu Lazismu Daerah terbaik di Indonesia.

Prestasi tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lazismu Kabupaten Sragen Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Minggu (4/1/2026).

Mengusung Tema “Orientasi ZIS Berbasis Data dan Inovasi: Sinergi Strategis Lazismu Menuju Layanan Prima dan Dampak Berkelanjutan”, Rakerda diikuti Jajaran Pengurus Lazismu Se-Kabupaten Sragen sebagai forum evaluasi capaian program sekaligus perumusan strategi ke depan.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas yang hadir membuka acara RAKERDA turut mengapresiasi kinerja Lazismu Sragen yang tidak hanya menjadi juara di Tingkat Jawa Tengah, tetapi telah berulang kali meraih penghargaan Nasional, sehingga kini tidak lagi diikutsertakan dalam penilaian Nasional sesuai ketentuan Pusat. Menurutnya, capaian tersebut merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sragen.

“Prestasi Lazismu Sragen ini membahagiakan, bukan hanya bagi Muhammadiyah, tetapi juga seluruh masyarakat Kabupaten Sragen. Pemerintah Daerah sangat berterima kasih atas kontribusi nyata Lazismu,” ujar Bupati Sigit Pamungkas

Ia menegaskan, prestasi harus sejalan dengan dampak yang dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, Bupati mendorong Lazismu agar terus menjadi bagian dari solusi pengentasan kemiskinan melalui program-program yang tepat sasaran dan berbasis data.

Salah satu kontribusi konkret Lazismu Sragen adalah keterlibatannya dalam program Desa Bebas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), di mana Lazismu bertanggung jawab mendukung pembebasan RTLH di Kelurahan Sragen Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan pentingnya pemetaan kemiskinan berbasis indeks Desa sebagai navigasi penyelesaian persoalan sosial.

Orang Nomor Satu di Sragen itu juga mendorong kolaborasi antara Pemerintah, Lazismu, Ormas, dan Dunia Usaha Agar Intervensi yang dilakukan mampu menggeser Desa-Desa pada kuadran kemiskinan menuju kondisi yang lebih sejahtera.

Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Sragen, Ali Rosyidin, menyampaikan bahwa Lazismu Sragen telah menjadi garda depan gerakan filantropi Muhammadiyah untuk Negeri. Ia mengungkapkan, capaian penghimpunan ZIS Lazismu Sragen Tahun 2025 mencapai Rp28 Miliar, melampaui target yang ditetapkan.

“Capaian ini harus diiringi dengan program yang menarik dan berdampak, terutama pada penguatan pendidikan dan sumber daya manusia, termasuk perluasan beasiswa bagi masyarakat Sragen,” ujarnya.

Ketua BP Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Dwi Swasana Ramadhan, menilai performa Lazismu Sragen setara dengan lembaga zakat di Tingkat Provinsi bahkan Nasional. Ia menyebut konsistensi Lazismu Sragen selama hampir satu dekade sebagai bukti kekuatan manajemen dan kerja kolektif para pengelola.

“Meraih prestasi itu penting, tetapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Lazismu Sragen telah menjadi benchmark Lazismu Daerah, tidak hanya di Jawa Tengah, tetapi juga di Tingkat Nasional,” tegasnya.

Rakerda 2026 juga dirangkai dengan penganugerahan Lazismu Kabupaten Sragen Award kepada mitra dan pengelola berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam pengelolaan ZIS yang profesional dan berkelanjutan. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *