Sragen-Inspirasiline.com. Peringatan Nuzulul Quran tidak hanya menjadi agenda seremonial Tahunan, tetapi juga momentum untuk semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, dalam acara Peringatan Nuzulul Quran Ramadhan 1447 H bersama masyarakat di Masjid Al Hidayah Dukuh Gerdu, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kamis (5/10/2025).
Bupati Sigit Pamungkas menjelaskan, peringatan Nuzulul Quran yang biasanya digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati kali ini sengaja dilaksanakan di tengah masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kedekatan antara Pemerintah Daerah Dan Masyarakat.
“Biasanya peringatan Nuzulul Quran dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Kali ini kami memilih melaksanakannya di tengah masyarakat agar bisa sekaligus bersilaturahmi, saling mengenal, dan saling memahami dengan warga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sigit Pamungkas turut menyampaikan sejumlah program Pemerintah Daerah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sragen. Program tersebut antara lain pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi warga kurang mampu, sekolah rakyat gratis, pelatihan dan pemberangkatan kerja ke luar negeri secara gratis, pemberian seragam gratis bagi Siswa Sekolah Dasar (SD) Dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai Tahun 2026, serta program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Selain itu, dirinya turut menyinggung tantangan pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan Anggaran Daerah. Menurutnya, perbaikan jalan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan tingkat kebutuhan masyarakat.
“Jika ada permasalahan pembangunan, khususnya jalan, tentu akan kami lihat dari skala prioritasnya. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.
Sementara itu, Mubaligh dalam kegiatan tersebut, Agus Budiharto, menyampaikan peringatan Nuzulul Quran bertujuan untuk meningkatkan pemahaman umat terhadap Alquran sebagai pedoman hidup.
“Peringatan Nuzulul Quran diharapkan membuat kita semakin memahami Alquran. Perintah Pertama dalam Alquran adalah membaca, yaitu membaca berbagai hal dalam kehidupan serta menumbuhkan kepedulian dan empati kepada sesama dengan tetap memohon ridha Allah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Alquran diturunkan sebagai pedoman dalam menata kehidupan manusia agar tidak hanya berorientasi pada kehidupan dunia semata, tetapi juga memperhatikan kehidupan akhirat.
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu mencari kebahagiaan dunia sekaligus kebahagiaan akhirat serta menjauhkan diri dari maksiat dan dosa,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, turut disalurkan bantuan sosial berupa 300 Paket Sembako dari BAZNAS dan Bank Jateng kepada warga setempat. Selain itu, bantuan Alquran juga diberikan kepada takmir Masjid Al Hidayah sebagai bentuk dukungan dalam memperkuat syiar serta pembelajaran Alquran di lingkungan masyarakat. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
