Slawi-Inspirasiline.com. Suasana pagi di Jalan Raya Desa Trayeman, Slawi, mendadak pecah menjadi kepanikan hebat. Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi pada Selasa pagi (9/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, melibatkan dua sepeda motor yang melaju satu arah.
Informasi yang dihimpun dari saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, petaka bermula ketika kedua pengendara motor melaju dari arah yang sama. Namun, saat mendekati lokasi ada sejumlah anggota dari Sub Denpom Tegal tengah berjajar melakukan kegiatan operasi anggota, pengendara motor yang berada di depan tampak panik.

Diduga lantaran takut terkena razia, pengendara tersebut secara mendadak melakukan manuver belok arah tanpa memperhatikan kondisi di belakangnya. Tragisnya, pengendara motor lain yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah belakang tak mampu lagi menghindari tabrakan.

“Kejadiannya sangat cepat. Motor yang depan tiba-tiba belok karena takut ada petugas. Yang belakang kencang, tidak sempat mengerem, langsung menghantam keras,” ujar seorang saksi mata di lokasi.

Helm Lepas, Benturan Fatal
Dampak dari tabrakan tersebut sangat fatal. Salah seorang pengendara motor Honda Beat berjenis kelamin laki-laki terpelanting hebat hingga helm yang dikenakannya terlepas. Benturan keras kepala korban ke aspal jalan raya pun tak terelakkan.
Dalam kondisi kritis, korban yang diketahui tanpa identitas diri tersebut sempat tergeletak cukup lama di pinggir jalan, menunggu kedatangan ambulans. Warga yang berada di lokasi tampak bingung dan histeris melihat kondisi korban yang mengalami luka parah di bagian kepala.
Keterlambatan Evakuasi
Publik menyoroti proses evakuasi yang dinilai lamban. Korban baru bisa dilarikan ke RSI Harapan Anda Tegal setelah menunggu waktu yang cukup lama. Mirisnya, aparat dari Satlantas Polres Tegal baru tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar 30 menit setelah korban dievakuasi ke rumah sakit.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas korban maupun kondisi terkini pasien di rumah sakit. Warga berharap adanya evaluasi terkait sigapnya penanganan kecelakaan di jalan raya agar nyawa pengendara yang menjadi korban dapat lebih cepat terselamatkan. (Biet)
