Sukoharjo-Inspirasiline.com. Etik Suryani selaku bupati Sukoharjo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2026-2027 jenjang SMP yang dilaksanakan secara online pada Senin (8/6/2026). Pelaksanaan SPMB jenjang SMP di Kabupaten Sukoharjo diikuti 49 sekolah, baik negeri maupun swasta.
Bupati Etik yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo mendatangi SMPN 2 Polokarto.

Dalam kunjungannya, Etik menyempatkan diri berbincang dengan para orang tua dan wali calon peserta didik untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Selepas mengunjungi SMPN 2 Polokarto, rombongan melanjutkan peninjauan ke SMPN 1 Grogol. Di sekolah tersebut, Etik kembali berdialog dengan orang tua calon siswa baru yang tengah mengikuti proses pendaftaran.

“Saya berharap pelaksanaan SPMB jenjang SMP secara online berjalan lancar. Setiap calon siswa baru diterima di sekolah pilihan,” kata Etik.
Jangan ragu meyekolahkan anaknya di sekolah negeri kata bupati Etik Suryani, pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak ragu mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Menurut dia, kualitas pendidikan di sekolah negeri tidak kalah dengan sekolah swasta dan mampu mencetak generasi yang cerdas serta berdaya saing.

“Sekolah negeri diharapkan mampu mencetak generasi cerdas dan calon pemimpin masa depan yang berkontribusi pada pembangunan daerah,” ujarnya.
Jumlah pendaftar SMPN 1 Grogol meluap dari jumlah kuota yang tersedia sebanyak 320 siswa, di hari pertama dibuka SMPB online jumlah pendaftar sudah mencapai 500 siswa, ini artinya minat orang tua murid masih sangat mencintai sekolah negeri.
“Di SMPN 1 Grogol, kuota calon siswa baru 320 siswa. Pada hari pertama, jumlah pendaftar sudah lebih dari 500 siswa. Ini bukti kualitas sekolah negeri tidak kalah dibanding sekolah swasta,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, mengatakan pelaksanaan SPMB jenjang SMP berlangsung selama tiga hari, yakni 8-10 Juni 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 12 Juni 2026. Havid menambahkan bahwa di Kabupaten Sukoharjo, terdapat 49 sekolah yang mengikuti SPMB tahun ini, terdiri atas 39 SMP negeri dan 10 SMP swasta.
“SPMB jenjang SMP diikuti 49 sekolah, terdiri atas 39 sekolah negeri dan 10 sekolah swasta,” ujar Havid.
Ia menjelaskan penerimaan siswa baru dilaksanakan melalui empat jalur, yakni domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Untuk kuota penerimaan, jalur domisili mendapat porsi terbesar sebesar 40 persen. Selanjutnya jalur prestasi sebesar 25 persen, afirmasi 20 persen, dan mutasi 5 persen. (prie)
