Marsella Remaja Asal Sragen Sabet Kalpataru Yuvan 2026 Melalui Gerakan Warsa Kelana

ENTERTAINMENT

Sragen-Inspirasiline.com. Marsella Wahyu Muntia, pemuda asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, resmi dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan Kalpataru 2026 kategori Kalpataru Yuvan. Penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH), Moh Jumhur Hidayat, di Jakarta pada Kamis (11/6/2026) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam menjaga dan memulihkan kelestarian alam.

Menteri Jumhur menyampaikan bahwa para penerima Kalpataru, termasuk Marsella, merupakan sosok teladan yang bekerja melampaui tugas biasa demi masa depan bangsa. Kalpataru, yang berasal dari bahasa Sanskerta dan berarti “pohon harapan” serta “pohon kehidupan”, menjadi simbol penghormatan negara bagi para pegiat lingkungan yang berada di garis depan dalam menghadapi tantangan kerusakan ekologi di tingkat akar rumput.

Inisiatif lingkungan yang dilakukan Marsella melalui gerakan Warsa Kelana berangkat dari keprihatinannya terhadap penurunan kualitas lahan di daerahnya yang membutuhkan pemulihan segera. Melalui gerakan tersebut, Marsella fokus pada kegiatan restorasi dan penanaman pohon untuk mengembalikan fungsi ekologis lahan yang telah mengalami degradasi.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, penghargaan Kalpataru Yuvan berhasil diraih oleh remaja asal Kabupaten Sragen. Marsella menghadirkan inovasi berupa pupuk SAVIO untuk mengatasi salah satu tantangan terbesar dalam restorasi, yakni memastikan bibit pohon dapat tumbuh dengan baik di lahan yang rusak. Penggunaan pupuk SAVIO terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah serta mendukung pertumbuhan tanaman secara signifikan.

Dampak nyata dari aksi ini tidak hanya terlihat dari pulihnya kondisi lahan dan meningkatnya tutupan vegetasi, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran ekologis masyarakat sekitar. Marsella secara aktif merangkul warga untuk terlibat langsung dalam kegiatan penanaman dan perawatan secara berkala sehingga mereka merasa memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan hidup di kawasan tersebut.

Penghargaan Kalpataru Yuvan diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan gerakan lingkungan lintas generasi, terutama di kalangan anak muda.

“Saya berharap semakin banyak generasi muda yang berani peduli dan mengambil aksi nyata untuk lingkungan. Tidak perlu menunggu besar untuk memulai, karena perubahan selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” ujar Marsella. (Sugimin/17 – Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *