Mohammad Saleh Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat untuk Dukung Ekonomi Jawa Tengah

NEWS

SEMARANG (inspirasiline.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta memperkuat konektivitas antardaerah.

Menurut Saleh, infrastruktur jalan yang baik memiliki peran strategis dalam menunjang distribusi barang dan jasa, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di kawasan yang menjadi salah satu jalur utama perekonomian Jawa Tengah tersebut.

“Jalan yang mantap sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi barang, menekan biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Saleh.

Jalan Mantap Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Saleh menjelaskan, keberadaan jalan yang berkualitas tidak hanya berpengaruh terhadap kelancaran arus transportasi, tetapi juga berdampak langsung pada efisiensi biaya logistik dan daya saing daerah.

Selain menjadi jalur distribusi barang dan jasa, wilayah Pantura Jawa Tengah juga merupakan koridor penting bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas perdagangan yang menghubungkan berbagai daerah di Pulau Jawa.

Menurutnya, kondisi jalan yang baik menjadi kebutuhan mendesak mengingat Jawa Tengah merupakan salah satu jalur utama arus mudik dan transportasi nasional yang setiap tahun dilalui jutaan kendaraan.

“Perbaikan jalan harus menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun aktivitas ekonomi,” tegas Ketua DPD Golkar Jawa Tengah tersebut.

Kemantapan Jalan Jateng Perlu Dipertahankan

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), tingkat kemantapan jalan provinsi di Jawa Tengah saat ini mengalami penurunan, meskipun sebelumnya sempat menempati peringkat kedua nasional dengan tingkat kemantapan mencapai 94 persen pada tahun 2025.

Saleh menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius agar kualitas infrastruktur jalan yang selama ini menjadi salah satu keunggulan Jawa Tengah dapat terus dipertahankan.

Ia menegaskan bahwa pemeliharaan rutin dan peningkatan kualitas jalan harus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kondisi jalan tetap optimal dan aman digunakan masyarakat.

Pemprov Jateng Alokasikan Puluhan Miliar Rupiah

Sebagai bentuk komitmen peningkatan infrastruktur, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah untuk perbaikan jalan di wilayah Pantura Barat pada tahun 2026.

Di Kabupaten Brebes, anggaran sebesar Rp9,345 miliar dialokasikan untuk pemeliharaan rutin sepanjang 143 kilometer jalan provinsi.

Selain itu, Pemprov Jateng juga mengalokasikan Rp14,23 miliar untuk peningkatan ruas Bumiayu–Salem dan Sirampog–Bumiayu. Sementara itu, sebesar Rp9,39 miliar disiapkan untuk rehabilitasi ruas Kersana–Bandungsari, Bandungsari–Pananggapan, dan Bandungsari–Salem.

Di Kabupaten Pemalang, pemerintah menganggarkan Rp6,1 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan provinsi.

Sedangkan Kabupaten Pekalongan memperoleh alokasi Rp5,67 miliar untuk pemeliharaan rutin dan Rp5,27 miliar untuk peningkatan ruas Wiradesa–Kajen.

Adapun Kabupaten Batang mendapatkan anggaran sebesar Rp5,06 miliar untuk pemeliharaan ruas jalan provinsi sepanjang 76,99 kilometer.

Dukung Konektivitas dan Pertumbuhan Wilayah

Saleh mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang terus mengalokasikan anggaran bagi peningkatan kualitas infrastruktur jalan di kawasan Pantura Barat.

Menurutnya, percepatan perbaikan jalan akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan pengguna jalan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Infrastruktur jalan yang baik akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah. Karena itu, upaya peningkatan kemantapan jalan harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” pungkas Saleh. (*)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *