Sukses SPMB 2026, Cabdin Pendidikan Wilayah IV Jateng Raih Bintang 5

NEWS

Grobogan-Inspirasiline.com. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jateng yang berkedudukan di kota Purwodadi Kabupaten Grobogan kini bisa disebut berhasil dalam memberikan pelayanan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, karena masalah atau keluhann yang muncul dalam sistem penerimaan murid baru terlayani dan terselesaikan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Cabdin Pendidikan Wil IV Jateng melalui Nugroho petugas posko layanan dan pengaduan SPMB 2026/2027 Cabang Dinas tersebut, saat dikonfirmasi media Inspirasiline.com terkait penerimaan siswa baru tingkat SMA dan SMK pada Selasa (30/6/2026).

Nugroho, SKom

Nugroho menyebut dalam periodisasi penerimaan murid baru itu, pihaknya membuka posko layanan dan pengaduan. Hal tersebut untuk menampung sekaligus membantu proses pendaftaran murid baru di wilayah kerjanya.

Selama pendaftaran, ternyata banyak calon murid baru yang kesulitan membuat akun pendaftaran. Melalui posko layanan dan pengaduan tersebut semua calon murid baru merasakan puas ketika menemukan kesulitan membuat akun.

Nugroho menjelaskan dari jumlah 186 tiket aduan yang masuk lewat akun cabang Dinas itu, semua terlayani dan menyatakan puas. Dari kondisi tersebut, tampak dilayar akun cabang Dinas Wil IV diberikan tanda bintang lima.
Dia menginginkan dari jumlah tiket aduan tersebut 50% berasal dari calon murid baru wilayah Kabupaten Grobogan, 30% dari Blora dan 20% nya berasal dari calon murid baru Kabupaten Rembang.

Sebagaimana diketahui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Jateng meliputi Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora dan Kabupaten Rembang, dengan jumlah total SMA Negeri dan SMK Negeri sebanyak 43 sekolah, SMA dan SMK Mitra sebanyak 12 sekolah, serta SLB Negeri 5 sekolah. Untuk jumlah siswa yang diterima tahun ini sesuai kuota yang ditetapkan adalah SMA Negeri 28 buah dengan total saya tampung 9.644 siswa, SMK Negeri jumlah 15 buah dengan daya tampung 5.996 siswa, SMA Mitra ada 5 buah dengan 180 siswa, SMK Mitra sebanyak 7 buah dengan daya tampung 252 siswa.

Sedangkan SLB. Negeri sebanyak 5 buah tanpa target kuota, seberapapun diterima. Adapun total pendaftar SMA Negeri sebanyak 12.263 siswa dengan daya tampung 9824 siswa, dan total pendaftaran SMK Negeri sebanyak 8488 siswa dengan daya tampung 6248 siswa.

“Dengan demikian semua SMA dan SMK Negeri di wilayah IV ini sudah terpenuhi kuotanya” ucap Nugroho.
Sedangkan prosentase penerimaan siswa baru menggunakan perbandingan untuk SMA dengan domisili 33%, affirmasi 32%, prestasi 30% dan mutasi 5%. Untuk SMK dengan domisili10%, prestasi 75% dan affirmasi 15%.
Ketika ditanya apakah dalam penerimaan siswa baru ini ada intrik pihak keluarga atau orang tua calon siswa baru melakukan upaya pendekatan agar anaknya diterima sekolah negeri. Dengan tegas Nugroho menjawab sesuai instruksi Gubernur Jateng Luthfi dalam sistem ini pihaknya dan satuan Pendidikan di wilayah kerjanya menerapkan intruksi itu yakni “No titip, No jastip ( jasa titipan) “.

” Kami tidak ada sistem titip titipan calon siswa baru mas, kami harus profesional menurut alur yang sudah ada” tegas Nugroho yang mengaku lajo dari rumahnya Kaliori Rembang bila bekerja. (jk)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *