Boyolali-Inspirasiline.com. Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa dengan Koperasi Produsen Wono Mulyo Makmur Desa Wonoharjo Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali, guna mengoptimalkan kerjasama pengelolaan agroforestri dan mendukung pencapaian target sharing Agroforestri Tahun 2026. Kegiatan komunikasi sosial tersebut dilaksanakan di rumah Ketua Koperasi Produsen, rabu (08/07/2026).
Kegiatan yang diikuti Kepala Sub Seksi (KSS) Kemitraan Eko Purwanto, KSS Ekowisata dan Agroforestry Ari Santoso dan mandor pendamping mitra dilaksanakan guna memperkuat sinergi KPH Telawa dan Ketua Koperasi Produsen Wono Mulyo Makmur Pujiono membahas berbagai strategi peningkatan produktivitas tanaman agroforestri serta penguatan kemitraan antara Perhutani dan masyarakat desa hutan.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan KPH Telawa mempererat koordinasi sekaligus menyamakan persepsi antara Perhutani dan Koperasi Produsen dalam bermitra dan menjaga kelestarian kawasan hutan.
Administratur Perhutani KPH Telawa, melalui Asper KSS Kemitraan, Eko Purwanto, menyampaikan bahwa keterlibatan aktif masyarakat desa hutan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program agroforestri.
“Melalui komunikasi sosial ini, persepsi dan memperkuat kerja sama dengan Koperasi Produsen. Kerjasama agroforestri selain bertujuan meningkatkan pendapatan perusahaan, tentunya juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan.,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Produsen Wono Mulyo, Pujiono, menyampaikan apresiasi atas komunikasi dan pembinaan yang terus dilakukan Perhutani kepada masyarakat desa hutan dan akan menyampaikan komitmen untuk terus mendukung program-program Perhutani dalam pengelolaan hutan yang lestari dan produktif.
“Kami bersma anggota selalu mendukung program agroforestri yang dijalankan bersama Perhutani. Melalui pembinaan dan komunikasi yang baik, masyarakat semakin bersemangat untuk meningkatkan hasil tanaman sekaligus menjaga kelestarian hutan,” imbuhnya.
Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, Perhutani KPH Telawa berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat desa hutan semakin kuat sehingga pengelolaan hutan berbasis kolaborasi dapat berjalan optimal, memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan perusahaan serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. ( jk/W3P)
