Nawal Arafah Apresiasi Posyandu 6 SPM Sribit, Aktif Layani Dan Respons Persoalan Warga

NEWS

SRAGEN (inspirasiline.com) Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah, Ny. Nawal Arafah Yasin, mengapresiasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Teratai 4 Cermo, Desa Sribit, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen. Hal tersebut disampaikan saat Nawal mengunjungi Posyandu tersebut, Kamis (13/8/2026).

Dalam kunjungannya, Nawal didampingi Bupati Sragen Sigit Pamungkas, Ketua TP Posyandu Kabupaten Sragen Ny. Linda Sigit Pamungkas, serta Camat Sidoharjo.

Nawal menilai Posyandu 6 SPM di Desa Sribit tidak hanya aktif memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu merespons berbagai persoalan masyarakat melalui edukasi, sosialisasi, dan layanan sesuai bidang masing-masing.

“Saya datang ke Posyandu untuk memastikan bagaimana pelaksanaan Posyandu 6 SPM di daerah. Ternyata sangat luar biasa. Posyandu ini tidak hanya menerima pengaduan masyarakat, tetapi juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi sesuai bidangnya masing-masing,” ujar Nawal.

Menurut Nawal, Posyandu kini memiliki peran yang jauh lebih luas. Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, pelayanan Posyandu mencakup enam bidang, yakni kesehatan, sosial, pendidikan, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, perumahan rakyat, serta pekerjaan umum.

“Harapannya, Posyandu di Sribit ini bisa menjadi inspirasi bagi Posyandu-Posyandu lain di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah,” katanya.

Nawal menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyusun surat edaran agar setiap kabupaten memiliki minimal tiga Posyandu yang menerapkan enam SPM secara optimal sebagai proyek percontohan. Posyandu tersebut nantinya diharapkan menjadi rujukan bagi kecamatan dan desa lainnya.

Dalam kunjungannya, Nawal juga mengapresiasi penerapan layanan kesehatan lima meja di Posyandu Tulip. Layanan tersebut meliputi pendaftaran, penimbangan, pengukuran, pemeriksaan, dan penyuluhan.

Inovasi lainnya terlihat pada sistem pencatatan data keluarga dalam satu map terintegrasi yang memuat informasi ayah, ibu, hingga anak. Posyandu juga memiliki papanisasi pemantauan imunisasi secara visual sehingga memudahkan kader menentukan intervensi lanjutan.

“Ini bisa menjadi contoh bagi Posyandu lainnya. Bahkan ada papanisasi untuk memantau imunisasi secara visual, sehingga lebih mudah menentukan intervensi lanjutan,” ungkap Nawal.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Sragen Ny. Linda Sigit Pamungkas mengatakan, penerapan Posyandu 6 SPM diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara lebih menyeluruh.

“Kesehatan menjadi pintu masuk awal. Dengan penyadaran bersama, alhamdulillah Posyandu di tingkat kabupaten maupun wilayah berjalan dengan baik,” jelas Linda.

Menurutnya, Posyandu 6 SPM tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan, sosial, perumahan rakyat, serta infrastruktur jalan dan permukiman.

Untuk memperkuat implementasi program, TP Posyandu Kabupaten Sragen juga akan menggelar lomba Posyandu tingkat kabupaten pada Januari mendatang. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong inovasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu.

Dukungan Pemkab Sragen juga terus dilakukan melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas kader. Seluruh Posyandu di Kabupaten Sragen kini dilengkapi hotline pengaduan yang terhubung dengan sekretariat kabupaten, sehingga masyarakat tetap dapat menyampaikan pengaduan di luar jam operasional.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat penerapan enam SPM sekaligus mendorong Posyandu tidak hanya menjadi pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga garda terdepan dalam menyelesaikan berbagai persoalan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ,(Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *