TEGAL (inspirasiline.com) – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti aula SD Negeri Kaligangsa 3, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, pada Sabtu, 5 September 2026.
Sekolah yang berada di wilayah paling barat Kota Tegal ini menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan meriah, yang dirangkai bersama penyerahan hadiah berbagai lomba dalam rangka HUT RI ke-81.
Mengusung tema “Merajut Cinta Kepada Rasulullah Membentuk Generasi yang Beriman, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia,” acara ini melibatkan partisipasi aktif warga sekitar, komite sekolah, serta paguyuban orang tua murid.

Peringatan hari besar Islam tersebut diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an untuk menanamkan kecintaan mendalam kepada Nabi Muhammad SAW sebagai panutan umat sepanjang zaman.
Para siswa tampak antusias dan gembira mengenakan busana muslim, sementara kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan grup hadrah dari ibu-ibu paguyuban orang tua murid.
Dalam sambutannya, Kepala SD Negeri Kaligangsa 3, Mufti Al Amin, S.Pd.SD., mengajak seluruh peserta didik untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari serta senantiasa menjalankan ajaran Islam dengan baik dan benar.
Pada kesempatan yang sama, Amin juga memaparkan kondisi objektif sekolah yang dipimpinnya. Dengan jumlah siswa sebanyak 108 anak, tidak sedikit peserta didik di sekolah tersebut yang dititipkan kepada kakek, nenek, atau kerabatnya. Hal ini dikarenakan sebagian besar orang tua siswa merantau atau mencari nafkah di luar Kota Tegal.

”Sehingga kami bersama dewan guru memberikan perhatian khusus kepada mereka, mengingat kurangnya pendampingan secara langsung dalam belajar oleh orang tuanya di rumah,” jelas Amin.
Selain diisi dengan penyerahan tropi dan hadiah untuk berbagai perlombaan menyambut HUT RI ke-81- seperti lomba olahraga, menghias kelas, hingga kreativitas mading sekolah – rangkaian acara ini ditutup dengan tausiyah penuh makna yang disampaikan oleh ulama setempat.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Kaligangsa 3, Ubaedillah, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak sekolah, guru, komite, dan para orang tua murid. Melalui kolaborasi yang kuat ini, diharapkan pembentukan karakter dan akhlak mulia anak-anak didik dapat terus berjalan secara optimal. (Biet)
