Polres Grobogan Bekali Pelajar SMK Asta Mitra dengan Keterampilan AI dan Etika Digital

NEWS

GROBOGAN (inspirasiline.com) Polres Grobogan memberikan pelatihan Artificial Intelligence (AI) kepada para pelajar SMK Asta Mitra Grobogan pada Senin (7/9/2026). Kegiatan ini menjadi langkah untuk meningkatkan literasi digital sekaligus membekali generasi muda dengan kemampuan memanfaatkan AI secara aman, etis dan bertanggung jawab.

Pelatihan tersebut memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai perkembangan teknologi AI yang semakin dekat dengan dunia pendidikan maupun kehidupan sehari-hari. Tak hanya mengenalkan kemampuan teknologi, pelatihan juga membahas berbagai risiko yang perlu dipahami dalam penggunaannya.

Materi pertama yang diberikan adalah Introduction to AI atau pengenalan AI. Para pelajar mendapatkan pemahaman dasar mengenai teknologi kecerdasan buatan, fungsi serta penerapannya dalam berbagai bidang.

Materi berikutnya yaitu Ethical Use of AI yang membahas etika dalam penggunaan AI. Pelajar diarahkan agar mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan norma, etika dan dampaknya terhadap orang lain.

Selanjutnya, pelajar mendapatkan materi Fighting Hoax with AI atau melawan informasi palsu menggunakan AI. Materi ini mendorong pelajar agar lebih kritis dalam menerima informasi serta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Dalam materi AI Prompts 101, para pelajar mempelajari cara menulis prompt atau instruksi yang efektif untuk AI. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu mereka memanfaatkan teknologi secara lebih optimal untuk mendukung proses belajar dan pengembangan kreativitas.

Aspek keamanan digital turut menjadi perhatian melalui materi Data Privacy & AI Safety. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga data pribadi serta mengenali berbagai risiko keamanan dalam penggunaan teknologi AI.

Materi terakhir adalah Masa Depan AI. Melalui pembelajaran tersebut, pelajar diajak memahami arah perkembangan kecerdasan buatan, khususnya pengaruhnya terhadap dunia pekerjaan serta keterampilan yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi perubahan di masa mendatang.

Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kabag SDM Kompol Lamsir mengatakan, penguasaan teknologi AI perlu berjalan seiring dengan pemahaman mengenai etika, keamanan dan tanggung jawab.

“Perkembangan AI membuka banyak peluang bagi generasi muda. Karena itu, pelajar tidak cukup hanya mengetahui cara menggunakan teknologi, tetapi juga harus memahami etika, keamanan data dan tanggung jawab dalam pemanfaatannya.”

Menurutnya, kemampuan memahami AI sejak usia sekolah dapat menjadi bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi perubahan di dunia pendidikan maupun dunia kerja. Teknologi diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan, bukan justru menimbulkan persoalan.

“Kami berharap pelatihan ini dapat mendorong para pelajar menggunakan AI sebagai sarana belajar, mengembangkan kreativitas dan meningkatkan keterampilan. Gunakan teknologi secara bijak, kritis dan bertanggung jawab agar memberikan manfaat positif,” ujar Kompol Lamsir.

Setelah menyelesaikan seluruh enam materi pelatihan, para pelajar mendapatkan sertifikat dari Senopati Akademi sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan penyelesaian rangkaian pembelajaran.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Grobogan dalam mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami, memanfaatkan dan menyikapi perkembangan AI secara cerdas dan bertanggung jawab. (jk/vk)

Bagikan ke:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *