Sragen-Inspirasiline.com. Pemerintah Kabupaten Sragen akan menggelar Festival Pendekar Sukowati pada 23–25 Oktober 2026 di bulevar dan halaman kantor terpadu Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sragen.
Festival ini menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari bazar UMKM, karnaval pendekar, upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), hingga pertunjukan seni bela diri dan drama teatrikal.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sragen, Agus Winarno, menyampaikan rangkaian kegiatan tersebut saat Apel Pegawai Pemda Terpadu, Senin (19/10/2026). Menurutnya, festival ini melibatkan 17 perguruan silat di Kabupaten Sragen sebagai ruang untuk menampilkan seni bela diri sekaligus mempererat kebersamaan.
“Festival Pendekar Sukowati berlangsung selama tiga hari, 23–25 Oktober, di jalan raya dan halaman Pemda Sragen. Selain menjadi ajang bagi perguruan silat untuk menampilkan seni dan budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM,” ujarnya.
Stan UMKM akan dibuka bagi masyarakat umum maupun pelaku usaha dari keluarga besar perguruan bela diri di Sragen. Pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026, perwakilan 17 perguruan silat juga akan mengikuti karnaval dengan rute dari depan Gedung Kartini menuju panggung utama di halaman Pemda Sragen.
“Sabtu sore akan ada karnaval yang diikuti perwakilan 17 perguruan silat. Kami juga merencanakan peragaan jurus secara serentak sebagai upaya memecahkan rekor MURI,” jelasnya.
Sementara itu, puncak festival digelar pada Minggu sore hingga malam, 25 Oktober 2026, dengan panggung musik lawas dan etnik, pertunjukan silat seni, serta drama teatrikal Pendekar Nusantara sebagai acara penutup.( Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
