SRAGEN (inspirasiline.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus mendorong kepatuhan Pajak Daerah untuk memperkuat pembiayaan pembangunan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pemberian penghargaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta undian Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2026 di Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada Kecamatan Dan Desa/Kelurahan yang mendukung percepatan pelunasan PBB-P2, sekaligus kepada masyarakat yang tertib membayar pajak kendaraan. Undian diikuti 279.024 wajib pajak kendaraan berpelat AD wilayah Kabupaten Sragen yang telah membayar PKB pada 1 Januari hingga 30 September 2026, dengan hadiah utama berupa sepeda motor.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Sragen, Badrus Samsu Darusi, mengatakan penerimaan Pajak Daerah menunjukkan tren peningkatan dari Tahun Ke Tahun. Pada 2026, pendapatan yang dianggarkan dari Opsen PKB dan Opsen BBNKB mencapai Rp99,57 miliar. Sementara itu, alokasi pembangunan jalan dan jembatan mencapai Rp201,43 Miliar.

“Alokasi pembangunan jalan dan jembatan ini lebih dari dua kali lipat target pendapatan kedua opsen pajak. Hal ini menunjukkan pentingnya kontribusi pajak dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah,” ujarnya.
Badrus menambahkan Pemerintah Daerah terus mengoptimalkan penerimaan melalui perbaikan pelayanan, pemanfaatan teknologi informasi, pengawasan, dan penagihan, dengan harapan capaian penerimaan pajak pada akhir 2026 kembali meningkat.
Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas menegaskan pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan wujud gotong royong masyarakat dalam membangun Daerah. Karena itu, penerimaan pajak harus dikelola secara akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat melalui pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Jalan, jembatan, dan pelayanan publik yang semakin baik membutuhkan partisipasi bersama. Mari jadikan kepatuhan pajak sebagai semangat gotong royong dan investasi bagi generasi mendatang,” kata Sigit Pamungkas.
Dalam kegiatan tersebut, penghargaan juga diberikan kepada 20 Desa yang tercatat sebagai pelunas PBB-P2 paling awal pada 2026. Masing-masing Lima Desa mewakili Empat Eks Kawedanan, yakni Sragen, Gemolong, Gesi, Dan Gondang.
Dari eks Kawedanan Sragen, penerima penghargaan meliputi Desa Pandak, Tenggak, Wonorejo, Sidoharjo, dan Jambanan. Dari eks Kawedanan Gemolong, penghargaan diberikan kepada Desa Ngandul, Tegalombo, Sunggingan, Karangtalun, dan Kecik.
Sementara itu, dari eks Kawedanan Gesi, penerima penghargaan adalah Desa Ngrombo, Sigit, Slendro, Jekawal, dan Galeh. Adapun dari eks Kawedanan Gondang, penghargaan diberikan kepada Desa Cemeng, Musuk, Sukorejo, Karangudi, dan Kadipiro. (Sugimin/17- Release Diskominfo Sragen)
